Liverpool Tersingkir, Arne Slot Bicara Soal Jual Beli Pemain, Van der Vaart Kritik Keras

17 Apr 2026 • 00:11 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Liverpool dipastikan tersingkir dari Liga Champions setelah kalah telak 0-4 secara agregat dari wakil Prancis. Hasil itu menandai kegagalan The Reds melangkah lebih jauh di kompetisi elite Eropa musim ini.

Usai laga, pelatih Liverpool Arne Slot menyoroti kondisi klub yang menurutnya sedang berada dalam fase transisi. Ia menjelaskan bahwa perubahan skuad menjadi bagian dari model pengelolaan tim yang selama ini dijalankan Liverpool.

Slot menyebut klub harus melakukan penyesuaian dengan menjual sejumlah pemain untuk memberi ruang pada rekrutan baru. Ia juga menilai pendekatan tersebut bukan hal baru dan sudah pernah membawa Liverpool meraih kesuksesan.

“Saya pikir banyak yang telah dikatakan baru-baru ini dan mungkin juga oleh banyak orang sepanjang tahun ini bahwa klub sedang dalam masa transisi. Kami telah menjual delapan, 10 pemain untuk mendapatkan kembali uang guna merekrut empat, lima, enam pemain yang sangat berbakat dan bagus,” ujar Slot, dikutip dari Liverpool Echo.

“Model klub ini berarti bahwa kami biasanya harus menjual untuk membeli. Ini adalah tantangan besar, sudah terjadi musim lalu dan akan menjadi tantangan lagi di musim panas. Tetapi klub ini juga telah menunjukkan berkali-kali bahwa model ini berhasil dan kami dapat sangat sukses dengan model ini,” lanjutnya.

Pernyataan Slot itu justru menuai kritik dari Rafael van der Vaart. Mantan gelandang Timnas Belanda tersebut menilai alasan yang disampaikan Slot tidak sejalan dengan kondisi Liverpool saat ini.

Menurut Van der Vaart, Liverpool sudah mengeluarkan dana besar dalam beberapa waktu terakhir, sehingga pembahasan soal menjual pemain untuk membeli pemain baru dinilai kurang tepat. Ia menyebut komentar Slot terdengar membingungkan dan tidak masuk akal.

“Arne Slot berbicara tentang menambah pemain baru setelah menjual beberapa pemain bagus, dan saya hanya berpikir… apa artinya itu? Itu adalah pernyataan yang benar-benar konyol,” kata Van der Vaart, dikutip dari Tribuna.

“Liverpool telah menghabiskan sekitar 500 juta poundsterling, dan apa yang mereka dapatkan? Tersingkir dari Piala Liga, tersingkir dari Piala FA, kesulitan di liga dengan rentetan kekalahan terburuk sejak 2015, dan kampanye Liga Champions yang bencana,” lanjutnya.

Van der Vaart juga menilai musim ini sudah menjadi kegagalan besar bagi Liverpool. Karena itu, ia menilai yang paling layak dipertanyakan justru posisi pelatih, bukan pemain.

“Saya khawatir ia jelas bukan orang yang tepat untuk membawa Liverpool maju. Mungkin ia yang perlu diganti di musim panas,” tegasnya.

Kritik tersebut menambah sorotan terhadap situasi Liverpool setelah tersingkir dari Liga Champions. Masa depan Arne Slot pun mulai ikut diperbincangkan menyusul performa tim yang belum stabil pada musim ini.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya