Saran untuk Arsenal Lawan PSG di Final Liga Champions: Cadangkan Gyokeres
KOLOMBOLA.COM – Arsenal melaju ke final Liga Champions 2024/2025 dengan catatan impresif. Tim asuhan Mikel Arteta tampil sempurna sejak fase liga, lalu menyingkirkan Bayer Leverkusen, Sporting CP, dan Atletico Madrid di fase gugur.
Meski begitu, legenda Premier League Nicky Butt menilai Arsenal masih memiliki kelemahan besar saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG). Mantan gelandang Manchester United itu bahkan menyebut wakil Prancis tersebut sangat sulit dikalahkan jika tampil pada performa terbaiknya.
Butt menilai Arsenal tidak memiliki ancaman serangan balik yang cukup cepat untuk menghukum PSG. Ia juga menilai lini pertahanan PSG justru tampil lebih solid dari yang diperkirakan ketika menghadapi Bayern Munchen.
Sebelumnya, Butt menduga absennya Achraf Hakimi akan menjadi titik lemah PSG. Ia juga menyoroti faktor usia Marquinhos yang dianggap mulai kehilangan kecepatan. Namun, PSG tetap mampu menjaga kedisiplinan di lini belakang.
“Saya tidak melihat ada yang bisa mengalahkan PSG. Arsenal tidak punya ancaman serangan balik, mereka tidak punya pemain dengan kecepatan untuk melakukan itu,” kata Butt.
“Saya pikir pertahanan akan menjadi kelemahan PSG melawan Bayern, terutama karena Achraf Hakimi absen dan Marquinhos mulai kesulitan soal kecepatan di usianya sekarang. Namun, mereka tampil solid. Para pemain menyerang mereka benar-benar luar biasa,” lanjutnya.
Butt juga menyarankan Arsenal melakukan penyesuaian di lini depan untuk laga final. Menurutnya, Leandro Trossard lebih cocok dimainkan ketimbang Viktor Gyokeres karena faktor kecepatan.
Ia menilai Arsenal kemungkinan akan bermain rapat dan mengutamakan organisasi pertahanan. Dalam skema seperti itu, kemampuan melakukan serangan balik cepat dianggap sangat penting untuk menghadapi PSG.
“Saya akan menjadikan PSG favorit besar, mungkin 70-30. Ketika mereka menemukan ritme terbaiknya, tidak ada yang bisa menghentikan mereka,” ujar Butt.
“Saya bisa melihat rencana permainan Arsenal, bertahan rapat, bermain disiplin, dan menjaga organisasi. Namun, mereka harus memainkan Leandro Trossard karena dia satu-satunya yang punya kecepatan,” tambahnya.
“Jika mereka memainkan Viktor Gyokeres, dia sama sekali tidak bisa melakukan serangan balik dan mereka akan kesulitan.”
Selain itu, Butt menilai situasi bola mati bisa menjadi faktor penentu di final nanti. Meski begitu, ia tidak sepenuhnya menutup peluang Arsenal untuk membuat kejutan jika mampu menjaga laga tetap ketat.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
