4 Fakta Mencolok Usai Arema FC Dibantai Persebaya 0-4

28 Apr 2026 • 22:40 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Persebaya Surabaya meraih kemenangan telak 4-0 atas Arema FC dalam laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (28/4) petang WIB. Hasil ini menjadi salah satu pertandingan paling mencolok pada pekan tersebut.

Persebaya tampil sangat efektif, terutama pada babak kedua. Mereka mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan Arema FC dengan baik dan menuntaskan laga lewat permainan yang rapi.

Francisco Rivera menjadi sosok sentral dalam kemenangan ini. Ia mencetak dua gol sekaligus menyumbang satu assist yang sangat menentukan jalannya pertandingan.

Selain skor besar tersebut, pertandingan ini juga menyisakan sejumlah catatan menarik. Ada empat poin penting yang layak menjadi sorotan usai duel panas Derby Jawa Timur itu.

1. Gol perdana yang penuh makna

Rivera memang menjadi bintang utama dalam pertandingan ini. Namun, dua nama lain juga mencuri perhatian lewat kontribusi penting mereka.

Jefferson Silva mencetak gol pertamanya bersama Persebaya. Gol itu lahir dari situasi bola muntah hasil penalti Bruno Moreira yang sempat ditepis kiper Arema FC.

Sementara itu, Mikael Tata juga mencatat momen spesial. Ia mencetak gol pertamanya musim ini setelah memaksimalkan umpan matang dari Rivera.

Tata memilih tidak merayakan gol tersebut. Hal ini tidak lepas dari latar belakangnya sebagai mantan pemain Arema FC.

2. Pertahanan Persebaya kembali solid

Lini belakang Persebaya sempat menjadi sorotan dalam beberapa pekan sebelumnya. Mereka kebobolan delapan gol dalam dua laga melawan Borneo FC dan Persija Jakarta.

Namun, dalam dua pertandingan terakhir, perubahan signifikan terlihat jelas. Persebaya berhasil mencatat dua kemenangan beruntun tanpa kebobolan.

Kemenangan 2-0 atas Malut United menjadi awal kebangkitan tersebut. Tren positif itu berlanjut saat mereka menutup laga kontra Arema FC dengan clean sheet.

Duet Risto Mitrevski dan Gustavo Fernandes tampil solid di jantung pertahanan. Performa kiper Andhika Ramadhani juga memberi rasa aman di bawah mistar.

3. Kekalahan terburuk Arema FC musim ini

Hasil 0-4 dari Persebaya menjadi pukulan telak bagi Arema FC. Ini merupakan kekalahan dengan margin gol terbesar yang mereka alami musim ini.

Dari total 30 laga, Arema FC telah menelan 11 kekalahan. Namun, tidak ada yang seburuk hasil pada Derby Jawa Timur kali ini.

Sebelumnya, Arema FC sempat kalah 3-4 dari Bali United. Meski kebobolan empat gol, mereka masih mampu memberi perlawanan dengan mencetak tiga gol.

Berbeda dengan laga itu, Arema FC kali ini tampil tanpa daya. Mereka gagal mencetak gol dan kesulitan mengimbangi agresivitas Persebaya.

Hasil ini cukup mengejutkan jika melihat performa sebelumnya. Arema FC sempat mencatat tren positif dengan tiga laga tanpa kekalahan.

4. Dominasi panjang Persebaya atas rival

Kemenangan ini semakin menegaskan dominasi Persebaya atas Arema FC. Mereka kini mencatat 11 laga beruntun tanpa kekalahan di kompetisi resmi.

Rekor tersebut dimulai sejak Agustus 2019. Sejak saat itu, Arema FC belum lagi mampu mengalahkan Persebaya.

Kekalahan terakhir Persebaya terjadi di Stadion Kanjuruhan dengan skor 0-4. Saat itu, tim masih dilatih Bejo Sugiantoro sebagai pelatih sementara.

Sejak momen tersebut, arah rivalitas berubah drastis. Persebaya tampil lebih konsisten dan mampu menjaga keunggulan dalam setiap pertemuan.

Kemenangan atas Arema FC ini menjadi bukti lain bahwa Bajul Ijo masih terlalu tangguh dalam derby penuh gengsi tersebut.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya