Denis Kolinger, Tembok Udara Persija dengan Tinggi 199 Cm
Persija Jakarta mendapat tambahan kekuatan di lini belakang dengan bergabungnya Denis Kolinger. Bek berpostur 199 sentimeter itu diproyeksikan menjadi salah satu andalan Macan Kemayoran dalam duel udara, baik saat bertahan maupun ketika membantu serangan melalui situasi bola mati.
Kehadiran Kolinger juga menjawab kebutuhan Persija untuk meningkatkan kualitas pertahanan. Dalam sepak bola modern, kemampuan memenangkan duel bola atas menjadi aspek penting, terutama saat menghadapi umpan silang dan bola mati lawan.
Dengan pengalaman panjang di sepak bola Eropa serta karakter bermain yang tegas, Kolinger diharapkan bisa menjadi sosok pemimpin baru di jantung pertahanan Persija asuhan Shin Tae-yong. Fisik, pengalaman, dan ketenangan menjadi modal utama bek berusia 32 tahun tersebut.
Denis Kolinger lahir di Malsch, Jerman, pada 14 Januari 1994. Meski lahir di Jerman, ia memilih membela Kroasia, negara asal kedua orang tuanya, dan sempat mencatat satu penampilan bersama tim nasional senior.
Sebagian besar kariernya dihabiskan di Liga Kroasia bersama sejumlah klub, mulai dari NK Zagreb hingga NK Lokomotiva Zagreb. Ia juga pernah bermain di Denmark bersama Vejle BK dan di Liga Rumania saat memperkuat CFR Cluj.
Musim lalu menjadi salah satu bukti konsistensi Kolinger sebagai bek tengah. Sebagai kapten NK Lokomotiva Zagreb, ia tampil dalam 33 pertandingan liga dan menjadi pilihan utama di lini belakang dengan catatan delapan kartu kuning serta satu kartu merah.
Pengalamannya di level Eropa juga cukup beragam. Kolinger pernah tampil di kualifikasi Liga Europa, kualifikasi Liga Champions, hingga kualifikasi UEFA Conference League. Bersama CFR Cluj, ia turut membantu klub tersebut melaju ke fase grup UEFA Conference League musim 2022/2023 setelah tampil dalam empat pertandingan.
Bagi Kolinger, bergabung dengan Persija menjadi babak baru dalam kariernya setelah lama berkarier di Eropa. Adaptasi tentu menjadi tantangan awal, tetapi pengalaman bermain di beberapa negara diharapkan memudahkannya menyatu dengan permainan Persija.
Keunggulan fisik Kolinger berpotensi memberi dimensi baru bagi Persija, terutama dalam duel udara dan situasi bola mati. Selain memperkuat pertahanan, ia juga bisa menjadi ancaman saat tim mendapat kesempatan dari tendangan bebas maupun sepak pojok.
Kolinger menyambut kepindahannya dengan antusias. Ia menilai ini sebagai waktu yang tepat untuk mencari tantangan baru dan merasakan atmosfer sepak bola yang berbeda setelah menjalani karier di Kroasia, Denmark, dan Rumania.
“Saya sangat senang bisa bergabung dengan Persija. Selama ini saya menghabiskan karier di Kroasia, Denmark, dan Rumania. Saya merasa ini adalah waktu yang tepat untuk merasakan tantangan baru dan mengenal budaya sepak bola yang berbeda,” ujar Kolinger.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
