PSSI dan Pers Sepakat, Timnas Indonesia Ditargetkan Juara Piala AFF 2026

KOLOMBOLA.COM – PSSI, perwakilan media, dan sejumlah pengamat sepak bola menyatukan pandangan bahwa Timnas Indonesia perlu menargetkan gelar juara Piala AFF 2026. Target itu dinilai penting untuk menegaskan prestasi Garuda di level senior setelah selama ini belum pernah meraih trofi turnamen tersebut.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Sumardji, menyebut momentum edisi 2026 sangat tepat untuk menembus gelar juara. Ia juga mengungkapkan bahwa pemusatan latihan tim nasional akan dimulai di Bali pada 5 Juli 2026.

Menurut Sumardji, proses seleksi pemain akan dilakukan dalam dua tahap dari sekitar 46 nama yang masuk daftar pantauan. Dari jumlah itu, tim pelatih yang dipimpin John Herdman akan memilih 24 hingga 26 pemain berdasarkan evaluasi akhir.

“Saya optimistis pada Piala AFF 2026 nanti kita bisa meraih apa yang menjadi cita-cita, keinginan, dan harapan seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Sumardji.

Optimisme serupa disampaikan penjaga gawang Timnas Indonesia, Cahya Supriadi. Ia menegaskan seluruh pemain memahami target yang diberikan dan siap menjalani program latihan secara maksimal.

“Kami bertekad untuk meraih gelar juara. Karena itu, kami akan menjalani seluruh program latihan yang sudah disiapkan oleh Coach John dan berusaha melaksanakan setiap menu latihan dengan maksimal,” kata Cahya.

Cahya juga mengaku memiliki kenangan tersendiri terhadap Piala AFF 2010. Saat itu, ia mengidolakan Markus Horison dan terinspirasi oleh penampilan kiper senior tersebut di bawah mistar gawang Timnas Indonesia.

Gelandang Timnas Indonesia, Rayhan Hannan, menilai target juara Piala AFF sudah menjadi bagian dari roadmap yang disusun John Herdman. Ia menyebut arah pengembangan tim itu memberi motivasi tambahan bagi para pemain untuk terus berkembang.

“Targetnya adalah menjadi juara Piala AFF, kemudian melanjutkannya di FIFA ASEAN Cup, dan selanjutnya mencapai target di Piala Asia. Roadmap tersebut secara tidak langsung memberikan motivasi yang lebih besar kepada seluruh pemain,” ujar Hannan.

Sementara itu, pengamat sepak bola Marco Tampubolon menilai Piala AFF tetap memiliki nilai historis yang besar bagi sepak bola Indonesia. Menurut dia, trofi turnamen regional itu akan menjadi bagian penting dari perjalanan Timnas Indonesia.

“Sebuah tim nasional pada akhirnya akan dinilai dari trofi yang berhasil diraih. Apa pun turnamen yang diikuti akan menjadi bagian dari sejarah sebuah tim nasional. Semoga pada 2026 ini Indonesia akhirnya bisa meraih gelar Piala AFF pertama yang sudah lama kita nantikan,” kata Marco.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya