Rio Ferdinand: Arsenal Bisa Hancurkan PSG di Final Liga Champions Lewat Bola Mati

KOLOMBOLA.COM – Arsenal melangkah ke final Liga Champions untuk kedua kalinya dalam sejarah klub setelah menyingkirkan Atletico Madrid di semifinal. Gol Bukayo Saka di Emirates Stadium memastikan tim asuhan Mikel Arteta tampil di partai puncak.

Di final, Arsenal akan menghadapi Paris Saint-Germain yang datang dengan modal impresif. Klub asal Prancis itu tercatat telah mencetak 44 gol sepanjang turnamen, unggul jauh dari koleksi 29 gol milik Arsenal.

Mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, menilai PSG memang tampil lebih meyakinkan secara permainan. Namun, ia melihat ada celah yang bisa dimanfaatkan Arsenal, terutama melalui situasi bola mati.

Menurut Ferdinand, lini belakang PSG kerap kesulitan mengantisipasi duel udara dan kehilangan kontrol ketika menghadapi sepak pojok maupun tendangan bebas. Ia menyebut kelemahan itu juga terlihat saat PSG menghadapi Bayern Munich di semifinal.

“PSG adalah tim yang lebih baik, 100 persen. Secara permainan mereka yang terbaik di planet ini saat ini, tapi mereka terlihat tidak nyaman dalam mengantisipasi bola mati,” kata Ferdinand melalui kanal YouTube miliknya.

“Arsenal memainkan banyak jenis permainan sepak bola dan banyak di antaranya berujung pada bola mati. Jika mereka mendapatkan tendangan bebas atau korner, mereka akan menciptakan kekacauan total melawan tim PSG yang kecil itu,” lanjutnya.

Ferdinand juga menyoroti faktor fisik Arsenal yang menurutnya bisa menjadi pembeda di final yang digelar di Puskas Arena, Budapest. Ia menilai PSG berpotensi kesulitan menghadapi intensitas dan duel udara pemain-pemain Arsenal.

“Secara fisik, pada bola mati, PSG tidak bisa bersaing dengan Arsenal. Jika Arsenal mendapatkan penguasaan bola dan tendangan bebas di sekitar kotak penalti, atau bahkan garis tengah, mereka akan menimbulkan kerusakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepercayaan diri PSG bisa saja terganggu jika Arsenal mampu menekan lewat situasi bola mati sepanjang pertandingan.

“PSG sangat percaya diri dalam setiap aspek permainan mereka kecuali bola mati, dan di situlah Arsenal sangat kuat,” kata Ferdinand.

Selain peluang meraih Liga Champions, Arsenal juga berpeluang menutup musim dengan gelar Premier League. Jika itu terjadi, Ferdinand menilai skuad Arteta layak disebut sebagai tim Arsenal terbaik sepanjang sejarah.

“Jika mereka memenangkan Premier League dan Liga Champions, tidak ada tim Arsenal yang pernah melakukannya. Banyak tim memenangkan salah satunya, tapi jika keduanya, mereka 100 persen adalah tim terbaik Arsenal,” ucapnya.

Ferdinand menegaskan bahwa Arsenal bukan hanya ancaman dari sisi permainan terbuka, tetapi juga dari efektivitas bola mati yang bisa menjadi penentu di laga final. “Ada lebih banyak hal dalam sepak bola daripada sekadar gaya bermain, dan bola mati harus dipertimbangkan secara besar-besaran,” pungkasnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya