PSG vs Bayern: Wasit Sandro Scharer dan Rekam Jejaknya yang Jadi Sorotan Jelang Semifinal
KOLOMBOLA.COM – Laga PSG vs Bayern Munchen pada leg pertama semifinal Liga Champions di Parc des Princes, Rabu, 29 April 2026 pukul 02.00 WIB, dipastikan menyita perhatian besar. Selain duel dua raksasa Eropa, penunjukan wasit Sandro Scharer ikut menjadi sorotan.
Wasit asal Swiss itu dinilai membawa kenangan yang tidak sepenuhnya menyenangkan bagi Bayern. Pasalnya, Scharer pernah memimpin beberapa pertandingan Die Roten di Liga Champions dengan hasil yang berbeda.
Pada musim 2020/2021, Bayern menang 2-0 atas Lokomotiv Moscow dalam laga yang berjalan relatif lancar di bawah kepemimpinannya. Namun, pengalaman yang lebih baru justru kurang menggembirakan.
Musim lalu, Bayern kalah 1-2 dari Inter Milan pada leg pertama perempat final Liga Champions di kandang sendiri. Hasil itu kemudian berdampak pada langkah mereka di kompetisi, sebelum akhirnya tersingkir usai bermain imbang 2-2 pada leg kedua di San Siro.
Situasi itu membuat duel PSG vs Bayern kali ini mendapat perhatian ekstra. Pasukan Vincent Kompany tengah memburu tiket final pertama sejak 2020, sehingga setiap detail pertandingan berpotensi menjadi penentu.
Dalam laga dengan tensi tinggi seperti ini, keputusan wasit akan berada di bawah pengawasan ketat. Setiap peluit dan kartu bisa memengaruhi ritme pertandingan yang diperkirakan berlangsung ketat sejak awal.
Meski begitu, tidak ada catatan bahwa Scharer pernah melakukan kesalahan besar saat memimpin laga Bayern. Rekam jejaknya lebih banyak memunculkan perdebatan dari luar lapangan ketimbang bukti pelanggaran dalam pertandingan.
Scharer juga sempat menjadi pusat perhatian ketika memimpin laga Borussia Dortmund melawan Lille. Saat itu, Lille tersingkir setelah kalah 1-2, dan Presiden Lille Olivier Letang sempat mempertanyakan latar belakang serta komunikasi sang wasit.
Letang menyoroti penggunaan bahasa saat jeda pertandingan, namun tidak ada bukti pelanggaran aturan dalam laga tersebut. Kritik itu lebih mencerminkan kekecewaan pihak yang kalah.
Scharer sendiri dikenal sebagai mantan pemain dengan karakter tegas. Latar belakang itu kerap disebut memberi warna dalam cara ia mengambil keputusan di lapangan.
Karena itu, pertandingan PSG vs Bayern tidak hanya menjadi adu kualitas dua tim elit Eropa, tetapi juga ajang yang menambah tekanan bagi perangkat pertandingan. Meski sorotan mengarah ke Sandro Scharer, hasil akhir tetap akan ditentukan oleh performa para pemain di lapangan.
Sumber: Goal International
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
