Nasib Igor Tudor di Tottenham Terancam Setelah Kekalahan Memalukan
Kolombola – Igor Tudor, manajer Tottenham Hotspur, berada dalam posisi yang sangat tidak stabil setelah timnya mengalami kekalahan mengejutkan 5-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions. Prediksi Henry Winter menyebutkan bahwa Tudor kemungkinan akan dipecat dalam waktu kurang dari 24 jam setelah hasil buruk ini.
Kekalahan tersebut merupakan yang keempat berturut-turut bagi Tudor, yang menunjukkan keputusan taktis yang berani namun tidak berhasil, terutama pada pertandingan di Wanda Metropolitano tersebut.
Dalam pertandingan itu, Tudor memberikan debut Liga Champions kepada kiper Antonin Kinsky, namun keputusan ini berakhir tragis. Kinsky hanya bertahan selama 17 menit sebelum digantikan oleh Guglielmo Vicario setelah beberapa blunder fatal yang memberikan gol kepada Marcos Llorente dan Julian Alvarez.
Winter yang berbicara di Sky Sports yakin bahwa Tudor akan segera dipecat setelah hasil mengecewakan itu. Manajer asal Kroasia tersebut baru diangkat sebagai pelatih sementara Spurs pada bulan Februari, menggantikan Thomas Frank yang sebelumnya dipecat.
Sejak Tudor mengambil alih, Tottenham belum meraih satu pun kemenangan, dan kini berada dalam posisi sulit dalam perjuangan mereka untuk terhindar dari degradasi di Premier League, dengan hanya satu poin yang memisahkan mereka dari zona merah.
Ketika ditanyai tentang masa depannya setelah kekalahan tersebut, Tudor memberikan jawaban yang tidak terduga. Ia hanya mengucapkan ‘no comment’, yang menunjukkan keraguan atas kelangsungan kariernya di klub utara London tersebut.
Jika situasi ini berlanjut, Tudor berisiko memegang rekor sebagai manajer dengan masa jabatan terpendek dalam sejarah Premier League. Saat ini, ia sudah menjabat selama 25 hari dan telah memimpin Spurs dalam empat pertandingan, dimana ia sebelumnya juga memiliki pengalaman singkat di Juventus selama lebih dari tujuh bulan.
Di sisi lain, Kinsky, yang menjadi sorotan setelah penampilan buruknya, mengaku meminta maaf kepada rekan-rekannya setelah kebobolan tiga gol dalam waktu 15 menit. Meskipun hanya tampil sebanyak tiga kali musim ini, pada pertandingan sebelumnya ia bertugas melawan Newcastle di Carabao Cup pada bulan Oktober.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
