Guardiola Sudah Berkali-kali Ingin Pergi, Kali Ini Manchester City Merelakannya

05 Jun 2026 • 02:39 iMedia

Manchester City akhirnya disebut merelakan kepergian Pep Guardiola setelah sang manajer kembali mengutarakan keinginan untuk hengkang. Keputusan itu cukup mengejutkan karena Guardiola sejatinya masih memiliki sisa kontrak satu tahun.

Guardiola menilai klub membutuhkan sosok baru dan energi baru untuk melanjutkan perjalanan mereka. Di balik keputusan tersebut, chairman Manchester City Khaldoon Al Mubarak mengaku sudah merasakan bahwa situasinya kali ini berbeda dari sebelumnya.

Dalam wawancara tahunannya dengan media internal klub, Khaldoon mengatakan Guardiola berkali-kali sempat menyampaikan keinginan untuk mundur selama menangani Manchester City. Namun, menurutnya, kali ini tidak sama seperti ancaman-ancaman sebelumnya.

“Saya tahu itu, dan itulah mengapa saya tidak melawannya. Selama bertahun-tahun ini, saya selalu melawannya dan selalu membujuknya kembali karena saya tahu itulah jawabannya,” kata Khaldoon.

“Tetapi kali ini, saya pikir dia tahu, dan saya tahu bahwa dia tahu, dan karena itulah ini menjadi keputusan yang tepat untuknya dan merupakan sesuatu yang alami.”

Beberapa pekan sebelum pengumuman resmi, tanda-tanda kepergian Guardiola mulai terlihat. Meski sempat menegaskan masih terikat kontrak saat ditanya jelang final Piala FA, spekulasi soal masa depannya terus berkembang hingga akhirnya keputusan tersebut dikonfirmasi.

Khaldoon juga menggambarkan hubungannya dengan Guardiola sebagai relasi yang jauh lebih dekat daripada sekadar pemilik klub dan pelatih. Ia menyebut keduanya telah menjalin persahabatan erat selama bertahun-tahun.

“Dia lebih dari sekadar manajer klub ini. Bagi saya, dia adalah seorang teman. Selama bertahun-tahun kami menjadi sahabat dekat dan saya tidak tahu apakah dia akan mengakuinya, tetapi saya menganggap diri saya sebagai psikiaternya,” ujar Khaldoon.

“Tak terelakkan, kami mengalami banyak momen naik dan beberapa masa sulit, dan pada masa-masa sulit itu dia mungkin sudah mengundurkan diri 100 kali selama 10 tahun ini.”

Guardiola bergabung dengan Manchester City pada 2016 dan sempat beberapa kali memperpanjang kontraknya. Namun, menurut Khaldoon, sejak lama sudah ada keyakinan bahwa perpisahan pada akhirnya akan datang.

Sementara itu, Manchester City dikabarkan mulai bergerak mencari pengganti. Enzo Maresca, mantan asisten Guardiola yang kini menangani Chelsea, disebut menjadi kandidat terdepan untuk mengisi posisi tersebut.

Ketika ditanya soal proses pencarian pelatih baru, Khaldoon enggan membeberkan detail lebih jauh. Ia hanya meminta publik menunggu pengumuman resmi klub dalam waktu dekat.

“Bersabarlah bersama kami. Dalam waktu dekat kami akan mengumumkannya dan Anda akan merasa nyaman bahwa kami telah memilih serta mendatangkan manajer terbaik yang mungkin kami dapatkan,” tutup Khaldoon.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya