Maarten Paes Tunjukkan Kualitasnya di Kandang Feyenoord

24 Mar 2026 • 02:18 iMedia

Kolombola – Stadion De Kuip, yang dikenal sebagai salah satu tempat yang paling menakutkan bagi lawan, tidak mampu menggetarkan keberanian Maarten Paes. Dalam pertandingan seru bertajuk Klassieker pada pekan ke-28 Eredivisie 2025/2026, kiper Timnas Indonesia ini membuktikan bahwa dia lebih dari sekadar pendatang baru; dia adalah penjaga gawang dengan mental baja.

Hasil akhir pertandingan yang berkesudahan 1-1 menjadi bukti bahwa Paes menunjukkan performa yang mengesankan meskipun tertekan oleh ribuan pendukung tuan rumah. Ajax membuka keunggulan terlebih dahulu lewat gol Sean Steur di menit ke-54, hanya untuk disamakan oleh Feyenoord melalui penalti Jakob Moder enam menit menjelang akhir pertandingan.

Penampilan Paes di bawah mistar gawang menjadi sorotan ketiga pelanggaran yang harus dihadapi. Ketangguhannya menjaga fokus di tengah ancaman psikologis yang kuat menjadi salah satu faktor kunci.

Keputusan Ajax untuk merekrutnya dari FC Dallas pada bulan Februari lalu kini terbukti sebagai pilihan yang strategis. Paes, yang didatangkan untuk menggantikan Vitezslav Jaros yang cedera, segera tampil gemilang dengan 5 laga dan dua clean sheet, menunjukkan kemampuannya beradaptasi dengan cepat pada level tertinggi sepak bola Belanda.

Keberhasilan Paes di De Kuip ini juga menjadi bekal penting sebelum ia bergabung dengan Skuad Garuda untuk mengikuti FIFA Series 2026 yang semakin mendekat.

Performa Memuaskan di Kandang Feyenoord

Pada laga tersebut, Maarten Paes meraih rating 7,4 berkat sejumlah penyelamatan penting yang membuat pemain depan Feyenoord frustrasi. Dalam seluruh pertandingan, ia tercatat melakukan 53 sentuhan bola, tiga penyelamatan luar biasa, serta melakukan delapan kali recoveries untuk menjaga area pertahanan tetap aman.

Ujian ketangkasannya terlihat ketika ia berhasil menepis tembakan berbahaya dari Casper Tengstedt yang hampir saja menjebol gawang Ajax. Keberadaan Paes di bawah mistar memberikan rasa aman bagi lini belakang Ajax, meski sayangnya ia tidak dapat membaca arah bola penalti yang menjadi gol penyeimbang Feyenoord.

Media Belanda seperti Voetbal Primeur mengungkapkan kekaguman terhadap cara Paes dalam mengelola risiko menghadapi tekanan dari pendukung fanatik Feyenoord. Ia memilih umpan panjang yang lebih aman ketimbang mempertaruhkan permainan pendek di wilayah berbahaya.

Statistik Menggembirakan Sejak Bergabung

Sejak bergabung dengan Ajax, Maarten Paes mencatatkan rata-rata rating mencapai 7,22 dalam lima pertandingan pertamanya. Ini merupakan pencapaian yang sangat baik bagi seorang pemain baru di Eredivisie, setelah sebelumnya berkarir di Amerika Serikat.

Meskipun Takehiro Tomiyasu dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga ini, kontribusi Paes dinilai sama pentingnya dalam menjaga posisi Ajax di urutan keempat klasemen sementara dengan koleksi 48 poin, hanya tertinggal lima angka dari Feyenoord yang kini berada di posisi kedua.

Kabar baik ini tentu membangkitkan semangat para pendukung Timnas Indonesia yang menantikan aksi Paes dalam seragam Merah Putih. Setelah bersaing ketat di Belanda, Paes kini bersiap untuk membawa semangat juangnya ke Jakarta menghadapi St. Kitts and Nevis pada hari Jumat mendatang.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya