Inggris Punya Peluang Besar di Piala Dunia 2026 Jika Kuasai Bola Mati

05 Jun 2026 • 02:33 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Mantan gelandang Inggris, Joe Cole, menilai Timnas Inggris berpeluang besar tampil kompetitif di Piala Dunia 2026 jika mampu menguasai satu aspek penting: bola mati.

Menurut Cole, tren di Premier League musim ini menunjukkan bahwa tendangan sudut dan tendangan bebas semakin berpengaruh dalam menentukan hasil pertandingan. Situasi bola mati bahkan menjadi senjata utama banyak tim untuk mencetak gol.

Cole meyakini, jika Inggris bisa memaksimalkan keunggulan dalam situasi tersebut, peluang mereka untuk melaju jauh di Piala Dunia akan semakin terbuka. Namun, ia juga menyoroti rencana FIFA yang disebut akan memperketat pengawasan terhadap kontak fisik di area penalti saat situasi bola mati.

FIFA sebelumnya menyatakan akan mengambil langkah lebih tegas terhadap pelanggaran yang kerap terjadi dalam situasi tersebut. Kebijakan ini berpotensi mengubah pendekatan sejumlah tim yang selama ini mengandalkan duel fisik di kotak penalti.

Meski begitu, Cole tetap menilai bola mati akan menjadi faktor penting dalam turnamen besar.

“FIFA sudah menyatakan bahwa mereka akan bersikap tegas dan akan menindak hal-hal seperti itu,” kata Cole.

“Para wasit kehilangan kendali dalam dua tahun terakhir, dan itu membuat sejumlah hal yang sebenarnya tidak semestinya terjadi justru dibiarkan.”

Ia menambahkan, efektivitas bola mati tetap akan menentukan, baik jika FIFA memperketat aturan maupun tidak.

“Jika FIFA mengembalikan keadaan menjadi normal, bola mati tetap akan penting. Namun, jika FIFA tidak menindak hal itu dan membiarkannya menjadi situasi bebas tanpa kontrol, maka tim yang paling menguasai cara-cara tersebut akan memiliki peluang yang lebih baik,” ujarnya.

Cole juga menilai para wasit harus bisa mengambil alih kendali pertandingan dengan lebih tegas. Sepanjang musim lalu, situasi bola mati di Premier League kerap memicu perdebatan dan beberapa insiden di kotak penalti harus ditinjau melalui VAR.

Ia berharap para pengadil pertandingan bisa membuat keputusan lebih cepat tanpa terlalu bergantung pada pemeriksaan video.

“Pada beberapa kesempatan musim ini, wasit bisa saja memilih satu dari lima pelanggaran untuk diberikan. Jadi, Anda tidak memerlukan VAR untuk itu karena semuanya terlihat sangat jelas,” kata Cole.

“Saya berharap wasit kembali mengambil kendali. Tetapi para pemain dan pelatih juga harus menjalankan peran mereka.”

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya