FIFA Tolak Permintaan Timnas Iran Pindah Lokasi Piala Dunia 2026 ke Meksiko
KOLOMBOLA.COM – FIFA menolak permintaan Timnas Iran untuk memindahkan lokasi pertandingan Piala Dunia 2026 ke Meksiko. Penolakan itu disampaikan setelah muncul kekhawatiran soal keamanan di tengah meningkatnya tensi geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mengonfirmasi bahwa badan sepak bola dunia tersebut tidak akan mengubah status tuan rumah Iran. FIFA menilai pemindahan lokasi akan berdampak pada rumitnya logistik, sementara jadwal turnamen sudah disusun sejak jauh hari.
Permintaan Iran muncul setelah eskalasi konflik militer yang terjadi sejak akhir Februari 2026. Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) sempat mengajukan keberatan resmi dan meminta agar laga-laga mereka digelar di Meksiko demi alasan keamanan pemain serta ofisial.
Namun, FIFA tetap pada keputusan awal dan menegaskan pertandingan harus dimainkan sesuai hasil undian. Sheinbaum menyebut keputusan tersebut sebagai langkah yang diambil langsung oleh FIFA untuk menjaga integritas penyelenggaraan turnamen.
Presiden FIFA Gianni Infantino juga sempat bertemu perwakilan sepak bola Iran di Turki pada akhir Maret untuk membahas situasi tersebut. Pertemuan itu dilakukan guna meredam kekhawatiran terkait keamanan dan isu boikot yang sempat mencuat.
“Pertandingan akan dimainkan di tempat yang seharusnya, sesuai dengan undian,” kata Infantino saat menghadiri laga persahabatan Iran melawan Kosta Rika.
Dengan keputusan ini, Iran tetap akan menjalani laga-laga Grup G di Amerika Serikat. Berdasarkan jadwal resmi, mereka akan menghadapi Belgia, Mesir, dan Selandia Baru di pesisir barat Amerika Serikat, termasuk laga di Los Angeles pada 15 dan 21 Juni serta pertandingan terakhir di Seattle pada 26 Juni.
FIFA memastikan protokol keamanan akan diperketat selama turnamen berlangsung agar seluruh tim, termasuk Iran, bisa bertanding dengan aman dan lancar.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
