Piala Dunia 2026: Deretan Bintang Besar yang Gagal Masuk Skuad
KOLOMBOLA.COM – Sejumlah pemain top Eropa harus menerima kenyataan pahit setelah gagal masuk daftar 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Faktor cedera, penurunan performa, hingga ketatnya persaingan dengan talenta muda membuat nama-nama besar itu tersisih.
Inggris menjadi salah satu tim yang paling menyita perhatian dengan keputusan mengejutkan dari Thomas Tuchel. Beberapa pemain yang sebelumnya hampir selalu menjadi pilihan utama justru tidak masuk skuad.
Cole Palmer gagal mempertahankan performa terbaiknya bersama Chelsea musim ini. Cedera dan inkonsistensi membuat Tuchel lebih memilih Jude Bellingham serta Morgan Rogers untuk mengisi lini tengah serang Inggris.
Phil Foden juga mengalami situasi serupa setelah tampil kurang meyakinkan sepanjang musim 2025/2026. Padahal, sebelum Euro 2024, ia sempat menyandang status Pemain Terbaik Premier League.
Nama besar lain yang tersingkir adalah Trent Alexander-Arnold. Kemampuan bertahannya disebut belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan taktik Tuchel. Pelatih asal Jerman itu memilih Tino Livramento dan Djed Spence sebagai pelapis Reece James, keputusan yang memunculkan perdebatan di kalangan suporter Inggris.
Dari Argentina, Paulo Dybala juga tidak masuk daftar skuad meski pernah menjadi bagian dari tim juara dunia 2022. Lionel Scaloni kini disebut lebih memberi kesempatan kepada pemain muda seperti Thiago Almada dan Nico Paz.
Situasi Dybala turut menjadi sorotan karena masa depannya di level klub belum pasti. Pemain berusia 32 tahun itu dikabarkan berpeluang pindah ke Tottenham setelah kontraknya bersama Roma berakhir.
Di Prancis, Eduardo Camavinga juga tidak dipanggil untuk tampil di Piala Dunia 2026. Didier Deschamps lebih memilih Adrien Rabiot, N’Golo Kante, dan Aurelien Tchouameni untuk mengisi lini tengah.
Brasil pun tak luput dari kejutan. Joao Pedro yang tampil tajam dengan torehan 20 gol musim ini tetap gagal mengamankan tempat di skuad Carlo Ancelotti. Richarlison juga tersisih, sementara Neymar kembali masuk daftar setelah absen lebih dari dua tahun dari tim nasional.
Jerman mengambil keputusan serupa dengan mencoret Karim Adeyemi. Penurunan performa pada paruh kedua musim Bundesliga membuat Julian Nagelsmann lebih memilih Maximilian Beier untuk memperkuat lini depan.
Portugal dan Spanyol juga membuat pilihan yang tak kalah mengejutkan. Mateus Fernandes tampil impresif musim ini, tetapi Portugal memiliki stok gelandang berkualitas seperti Bruno Fernandes, Vitinha, dan Bernardo Silva. Sementara itu, Dean Huijsen tidak dipilih Spanyol yang lebih mempercayai Eric Garcia dan Marc Pubill sebagai pelapis Aymeric Laporte serta Pau Cubarsi.
Deretan keputusan tersebut menunjukkan bahwa persaingan menuju Piala Dunia 2026 berlangsung sangat ketat. Nama besar saja tidak cukup jika performa di lapangan tidak konsisten atau kalah bersaing dengan pemain lain yang sedang naik daun.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
