Cerita Douglas Santos: Menolak Rusia Demi Brasil dan Kini Dipanggil ke Piala Dunia 2026

28 May 2026 • 14:33 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Perjalanan Douglas Santos menuju tim nasional Brasil tidak berlangsung mulus. Setelah meninggalkan Atletico Mineiro untuk bergabung dengan Hamburger SV, kariernya sempat menemui jalan terjal karena klub Jerman itu mengalami masa sulit hingga terdegradasi dari Bundesliga.

Situasi tersebut membuat peluang Douglas Santos kembali ke timnas Brasil semakin kecil. Namun, bek kiri berusia 32 tahun itu tetap menjaga performa dan konsisten tampil di level klub.

Douglas Santos kemudian menemukan kestabilan bersama Zenit Saint Petersburg di Rusia. Bersama klub tersebut, ia meraih lima gelar liga dan menjelma menjadi salah satu pemain kunci.

Douglas Santos mengaku pernah berhenti memantau pengumuman skuad Brasil karena terlalu sering kecewa. Meski begitu, ia tidak pernah benar-benar kehilangan keyakinan.

“Memang ada momen ketika Anda berpikir tidak akan dipanggil lagi, tetapi saya tidak pernah berhenti percaya,” ujar Douglas Santos kepada FIFA. Ia terus bekerja keras untuk membuka jalan kembali ke tim nasional.

Kesempatan itu akhirnya datang pada September tahun lalu. Carlo Ancelotti memanggil Douglas Santos untuk laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Chile dan Bolivia.

Douglas Santos juga sempat mendapat tawaran untuk membela Rusia pada Maret 2025. Ia sudah memperoleh kewarganegaraan Rusia setelah lama bermain di negara tersebut.

Namun, ia memilih menunggu kesempatan dari Brasil. Douglas Santos rela melepas peluang yang lebih pasti demi mempertahankan impian masa kecilnya mengenakan seragam Selecao.

“Saya selalu menghormati Rusia karena negara itu menjadi tempat saya membangun sebagian besar karier,” kata Douglas Santos. Meski demikian, ia menegaskan bahwa Brasil tetap menjadi prioritas utamanya.

Keputusan itu akhirnya terbayar. Douglas Santos kini resmi masuk dalam skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026.

Ia sempat tampil meyakinkan ketika kembali dipercaya bermain. Douglas Santos menjadi starter saat Brasil menang 3-0 atas Chile, lalu melanjutkannya dengan penampilan solid ketika Selecao mengalahkan Korea Selatan 5-0 dalam laga persahabatan.

Performa konsisten itu membuat Ancelotti terus memberinya kepercayaan. Douglas Santos mengaku nyaman dengan pendekatan pelatih asal Italia tersebut karena dinilai mampu meningkatkan rasa percaya diri pemain.

Douglas Santos juga menilai dirinya diberi ruang untuk bermain dengan karakter sendiri. Menurutnya, itu membantu performa di lapangan menjadi lebih optimal.

Mimpi Douglas Santos untuk tampil di Piala Dunia berawal dari turnamen edisi 2002. Saat itu, ia menyaksikan Ronaldo dan rekan-rekannya membawa Brasil meraih gelar juara dunia.

“Melihat Ronaldo mencetak dua gol di final setelah semua yang dia lalui benar-benar luar biasa,” ujar Douglas Santos. Kenangan itu meninggalkan kesan mendalam dan membuatnya semakin ingin membela Brasil di ajang terbesar sepak bola dunia.

Kini, penantian panjang itu akhirnya menjadi kenyataan. Douglas Santos akan tampil di Piala Dunia 2026 bersama Brasil.

Brasil sendiri tergabung di Grup C bersama Haiti, Maroko, dan Skotlandia. Douglas Santos menilai setiap lawan memiliki tantangan tersendiri, terutama Maroko yang dinilainya berbahaya, Skotlandia yang bermain fisik, serta Haiti yang diperkirakan tampil penuh motivasi.

Meski begitu, ia tetap optimistis Brasil mampu melangkah jauh. Douglas Santos percaya Selecao memiliki kualitas dan pengalaman untuk bersaing merebut gelar Piala Dunia keenam.

“Penggemar Brasil selalu punya alasan untuk percaya,” kata Douglas Santos. Menurutnya, tim asuhan Ancelotti punya modal kuat untuk bertarung hingga akhir turnamen.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya