Usai Kasus Tendangan Kungfu, Nova Arianto Buka Peluang Fadly Alberto Kembali ke Timnas Indonesia U-20
KOLOMBOLA.COM – Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, memberikan penjelasan terkait peluang Fadly Alberto Hengga atau Berto untuk kembali mendapat kesempatan memperkuat Garuda Muda setelah insiden kekerasan yang melibatkannya di Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20 2025/26.
Nama Berto sebelumnya terlibat dalam kasus yang kini masih menunggu proses dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Nova mengaku menyayangkan kejadian tersebut, namun menilai peristiwa itu bisa menjadi pelajaran penting bagi pemain muda Bhayangkara FC tersebut.
“Kalau Alberto, kita semuanya tahu dengan situasi yang didapatkan oleh Alberto. Saya sangat menyayangkan hal itu, tetapi saya bukan mewajarkan. Alberto adalah pemain muda dan saya pikir ini menjadi pelajaran yang baik buat Alberto,” ujar Nova kepada wartawan di Jakarta, Rabu (29/4).
Nova menegaskan, pemanggilan pemain ke Timnas Indonesia U-20 tidak hanya mempertimbangkan kemampuan teknis di lapangan. Sikap dan kedisiplinan juga menjadi bagian penting dalam penilaian.
“Pastinya ke depan tim nasional akan memanggil sekali lagi pemain-pemain yang selain kualitas baik, tetapi secara attitude dan semuanya menjadi catatan kami dalam memanggil pemain,” katanya.
Meski demikian, Nova belum menutup kemungkinan untuk memberi kesempatan lagi kepada Alberto. Keputusan itu, menurutnya, akan sangat bergantung pada hasil proses Komdis PSSI.
“Ya kita masih menunggu dari hasil Komdis juga situasinya akan seperti apa. Setelah kita melihat dari hasil Komdis, pastinya kita selalu sangat terbuka dengan siapapun,” beber Nova.
Ia berharap Alberto dapat mengambil hikmah dari kejadian tersebut dan tumbuh menjadi pemain yang lebih baik ke depannya.
“Sekali lagi, siapapun yang pastinya tidak ada masalah dengan attitude dan masalah lainnya. Harapannya Alberto bisa banyak belajar dan kita lihat situasinya ke depan akan seperti apa,” imbuhnya.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
