Pep Guardiola Pilih Menonton Liga 3 Inggris Ketimbang Semifinal Liga Champions

30 Apr 2026 • 00:07 iMedia

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, kembali menunjukkan ketertarikannya pada sepak bola di level bawah. Alih-alih menyaksikan laga elite antara Paris Saint-Germain dan Bayern Munich, Guardiola justru hadir langsung di pertandingan kasta ketiga Inggris.

Keputusan itu mengejutkan banyak penggemar, mengingat duel PSG kontra Bayern merupakan salah satu pertandingan paling menyita perhatian di panggung Eropa. Namun, Guardiola tampaknya memiliki pandangan berbeda soal kenikmatan sepak bola.

Guardiola dikenal sebagai sosok yang lekat dengan taktik kompleks dan permainan teknis tingkat tinggi. Meski begitu, minatnya terhadap sepak bola tidak hanya tertuju pada kompetisi elite, melainkan juga atmosfer dan gairah di liga-liga bawah.

Dalam kesempatan tersebut, Guardiola menyaksikan laga Stockport County melawan Port Vale. Secara geografis, Stockport berada tidak jauh dari Manchester, sehingga memudahkan sang pelatih untuk hadir langsung di stadion. Kota itu juga memiliki hubungan emosional dengan gelandang Manchester City, Phil Foden, yang berasal dari wilayah tersebut.

Pertandingan yang ditonton Guardiola juga berlangsung dalam tensi tinggi. Stockport tengah berupaya mengamankan posisi playoff, sementara Port Vale sudah dipastikan terdegradasi. Meski di atas kertas Stockport lebih diunggulkan, mereka justru kalah 1-2 setelah tertinggal dua gol lebih dulu.

Ketertarikan Guardiola pada sepak bola Inggris di level bawah bukan hal baru. Ia sebelumnya pernah mengungkapkan kekagumannya terhadap atmosfer khas stadion-stadion kecil, yang menurutnya menghadirkan pengalaman berbeda dari pertandingan di level tertinggi.

“Kami tidak pernah melewatkan momen itu. Selalu luar biasa. Saat tiba di stadion dan semua penggemar menyanyikan ‘Siapa kamu?’,” ujar Guardiola dalam kesempatan sebelumnya.

“Suasana seperti ini dengan umpan-umpan panjang akan menjadi salah satu kenangan yang akan saya bawa seumur hidup,” tambah pelatih asal Spanyol itu.

Di tengah jadwal padat dan tekanan kompetisi, momen seperti itu menjadi ruang refleksi bagi Guardiola. Ia kembali pada esensi sepak bola: gairah, perjuangan, dan atmosfer yang hidup di tribun penonton.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya