Hasil Mediasi Dewa United dan Bhayangkara FC soal Insiden Tendangan Kungfu: Proses Hukum Dihentikan
KOLOMBOLA.COM – Dewa United Development dan Bhayangkara Youth telah menyelesaikan persoalan terkait insiden yang melibatkan Fadly Alberto melalui jalur mediasi. Pertemuan kedua pihak berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh itikad baik.
Keduanya sepakat menuntaskan masalah tersebut secara kekeluargaan, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga sportivitas dalam pembinaan pemain muda. Tanggung jawab bersama terhadap perkembangan pemain juga menjadi perhatian utama dalam pertemuan itu.
Firman mengatakan mediasi berjalan lancar dan kedua pihak telah saling memaafkan. Menurut dia, para pemain muda harus dipandang sebagai tanggung jawab bersama yang perlu dijaga dan dibina.
"Alhamdulillah, hari ini mediasi sudah selesai. Kami sudah bersilaturahmi, sudah saling memaafkan. Kembali lagi, karena anak ini adalah tanggung jawab kita bersama-sama, ini bukan anak-anak kita, tapi anak-anak kami," ujar Firman.
"Jadi, anak-anak kami, itu adalah anak-anak yang kita harus lindungi bersama-sama," tambahnya.
Firman juga menyampaikan bahwa permintaan maaf telah disampaikan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut, termasuk kepada pemain yang terdampak. Menurut dia, persoalan itu kini dianggap selesai.
"Alberto sebagai salah satu pelaku juga sudah minta maaf kepada Rakha, bahkan kepada teman yang lain, kepada pemain-pemain yang lain. Kami rasa ini semua sudah beres," tegas Firman.
Ia turut menyampaikan pesan dari pimpinan Dewa United yang tidak hadir dalam pertemuan itu. Meski kecewa dengan kejadian tersebut, pimpinan klub memilih memaafkan dan tidak membawa perkara ini ke ranah hukum.
Firman menambahkan, pihaknya akan menindaklanjuti para pemain maupun staf pelatih yang terlibat sesuai prosedur internal klub. Langkah itu diambil untuk menjaga disiplin dan nama baik Dewa United.
"Maka kami akan tindaklanjuti karena itu memang sudah prosedur dari pimpinan kami, Pak Ardian, jika ada sesuatu yang melanggar kode etik dan indisipliner dan membuat cemar nama Dewa United, maka itu ditindaklanjuti secepatnya," imbuh Firman.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
