Carrick Murka Usai Martínez Dikartu Merah, Sebut Itu Keputusan Terburuk

15 Apr 2026 • 04:16 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Kekalahan 1-2 yang dialami Manchester United dari Leeds United pada Selasa dini hari menyisakan amarah bagi Michael Carrick. Pelatih sementara tersebut tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit Paul Tierney, terutama terkait kartu merah yang diberikan kepada Lisandro Martínez.

Drama terjadi pada babak kedua saat bek andalan United itu diusir keluar lapangan. Martínez dianggap melakukan tindakan tidak sportif setelah menarik rambut Dominic Calvert-Lewin. Meski laga sempat tetap berlanjut, keputusan akhirnya berubah setelah wasit meninjau monitor VAR di pinggir lapangan.

Situasi itu semakin menyulitkan tim tuan rumah. Sebelumnya, United sudah tertinggal dua gol akibat aksi borong Noah Okafor di babak pertama. Casemiro sempat memperkecil kedudukan dan memberi harapan, tetapi kartu merah Martínez seolah memutus momentum kebangkitan mereka. Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi United dari 11 laga sejak Carrick menangani tim.

Carrick menyebut hukuman untuk Martínez sebagai salah satu keputusan terburuk yang pernah ia lihat. Menurutnya, Martínez justru bereaksi setelah lebih dulu mendapat kontak fisik dari Calvert-Lewin. Ia menilai insiden itu terlalu ringan untuk dikategorikan sebagai tindakan agresif yang layak diganjar kartu merah.

Ia juga mempertanyakan penggunaan VAR dalam situasi tersebut. Carrick menilai insiden itu bukan kesalahan fatal yang jelas, sehingga wasit seharusnya tidak mengubah keputusan di lapangan setelah melihat tayangan ulang.

"Kami merasa dirugikan dalam dua pertandingan terakhir secara beruntun. Para pemain sudah berjuang luar biasa meski menghadapi ketidakadilan di lapangan," ujar Carrick dengan nada kecewa.

Tak hanya soal Martínez, Carrick juga menyinggung momen sebelum gol pembuka lawan tercipta. Ia merasa bek muda Leny Yoro sempat dilanggar keras, tetapi wasit membiarkan permainan terus berjalan. Menurutnya, keputusan itu menjadi titik balik yang merugikan mental tim sejak awal laga.

Manchester United kini berpotensi kehilangan Martínez dalam tiga pertandingan ke depan jika sanksi tersebut tetap berlaku. Carrick menyebut klub tengah mempertimbangkan untuk mengajukan banding karena menilai hukuman itu tidak tepat.

Meski gagal meraih poin, posisi United di klasemen masih cukup aman di peringkat ketiga. Mereka masih unggul tujuh poin atas Chelsea yang berada di posisi keenam. Namun, catatan satu kemenangan dari empat laga terakhir jelas bukan tren ideal.

Ujian berikutnya sudah menanti pada akhir pekan ini. Laga kontra Chelsea akan menjadi penentu penting dalam persaingan memperebutkan tiket Liga Champions. Carrick menegaskan timnya harus segera bangkit, melupakan kekalahan ini, dan fokus mengamankan posisi di zona Eropa.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya