Bek Baru Liverpool Tak Sabar Belajar dari Virgil van Dijk

28 May 2026 • 14:41 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Bek muda asal Prancis, Jeremy Jacquet, mengaku antusias dengan peluang bergabung ke Liverpool. Pemain berusia 20 tahun itu menilai kesempatan berlatih bersama Virgil van Dijk menjadi salah satu alasan terbesar dalam keputusannya.

Jacquet disebut sebagai salah satu bek muda paling menjanjikan di Eropa. Dalam proses perekrutannya, Liverpool harus bersaing dengan Chelsea untuk mendapatkan tanda tangannya.

Menurut Jacquet, proyek olahraga yang ditawarkan Liverpool sangat menarik perhatiannya sejak awal. Ia merasa Anfield memberinya ruang berkembang yang lebih baik, terutama karena bisa belajar langsung dari Van Dijk dan Ibrahima Konate.

“Saya tidak akan mengatakan keputusan itu dibuat dengan cepat karena saya membutuhkan waktu untuk mengambil langkah besar ini. Namun, saya langsung bisa membayangkan diri saya berada di Liverpool,” ujar Jacquet.

“Di Chelsea, saya merasa ada terlalu banyak pemain di posisi saya. Sementara di Liverpool, selain karena Virgil van Dijk sudah mendekati akhir kariernya, kesempatan berlatih bersamanya akan sangat luar biasa,” lanjutnya.

Jacquet menegaskan dirinya ingin menyerap sebanyak mungkin ilmu dari para bek senior Liverpool. Ia menyebut Van Dijk sebagai sosok yang bisa memberi banyak pelajaran, sementara Konate akan membantu proses adaptasinya di Inggris.

“Dia akan mengajarkan begitu banyak hal kepada saya. Ada juga Ibrahima Konate yang bisa membantu saya beradaptasi,” kata Jacquet.

“Berlatih bersama pemain seperti mereka benar-benar tidak bisa lebih baik lagi,” sambungnya.

Bek Rennes itu juga menjelaskan bahwa pada tahap awal kariernya, faktor olahraga menjadi pertimbangan utama. Ia lebih memilih bergabung dengan klub besar yang bisa mendukung perkembangan kemampuannya ketimbang sekadar memilih jalur yang lebih aman.

“Bagi saya, ada proyek olahraga dan proyek pribadi. Di usia saya sekarang, saya lebih memprioritaskan sisi olahraga dan fokus pada sepak bola,” tutur Jacquet.

“Agen saya mengatakan ada dua pilihan, pergi ke klub papan tengah atau langsung melompat lebih jauh. Namun kemudian saya mengatakan, jika klub-klub terbesar Eropa tertarik, kami tidak akan menolaknya,” imbuhnya.

Jacquet juga menyadari bahwa statusnya sebagai pemain muda dengan nilai transfer besar akan membawa tekanan. Meski begitu, ia menegaskan siap bersaing dan berharap mendapat menit bermain sebanyak mungkin di Liverpool.

“Saya berbicara dengan pihak manajemen dan sejarah klub sangat memengaruhi keputusan saya, begitu juga proyek yang mereka tawarkan,” ungkap Jacquet.

“Pemain muda berbakat memang memiliki harga yang tinggi dan tentu itu membawa tekanan. Saya rasa saya memiliki kemampuan minimum untuk berada di sana dan saya datang untuk bermain sebanyak mungkin,” tandasnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya