Marotta Tegaskan Bastoni Bertahan di Inter, Barcelona dan Real Madrid Gigit Jari
KOLOMBOLA.COM – Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, menegaskan Alessandro Bastoni tidak akan dilepas pada bursa transfer mendatang. Menurutnya, Nerazzurri tidak berada dalam kondisi harus menjual pemain, sehingga Bastoni dipastikan tetap bertahan di San Siro selama sang bek tidak meminta hengkang.
Nama Bastoni dalam beberapa waktu terakhir memang kerap dikaitkan dengan Barcelona. Klub asal Spanyol itu disebut sangat tertarik memboyong bek timnas Italia tersebut ke Camp Nou. Namun, Marotta memastikan Inter tidak memiliki niat untuk melepas salah satu pilar utama timnya.
“Saya rasa begitu. Secara umum, kami bukan klub yang terbiasa menjual pemain. Jadi kalau ada pemain yang pergi, biasanya karena dia sendiri yang ingin pindah,” ujar Marotta.
“Dan sejauh ini, Bastoni sama sekali tidak pernah menyatakan keinginan untuk hengkang. Dia bahagia di sini, kami juga tidak dalam kondisi harus menjual pemain, jadi saya yakin dia akan tetap bersama kami,” tegasnya.
Selain Bastoni, Marotta juga menyoroti pentingnya peran Lautaro Martinez dan Nicolo Barella. Menurutnya, ketiganya menjadi kerangka utama skuad Inter untuk menjaga stabilitas tim dan menularkan mentalitas juara kepada pemain lain.
Inter sendiri kini mulai mengalihkan fokus ke target yang lebih tinggi di Eropa. Setelah dua kali gagal di final Liga Champions dalam tiga musim terakhir, Marotta menyebut trofi kompetisi elite antarklub Eropa itu sebagai mimpi berikutnya bagi Nerazzurri.
Keberhasilan meraih Scudetto dan Coppa Italia dianggap belum cukup bagi Inter. Klub asal Milan tersebut ingin terus menaikkan standar tanpa kehilangan rasa hormat kepada lawan.
Marotta bahkan mengaku masih menyimpan ambisi pribadi untuk mengangkat trofi Liga Champions sebelum pensiun. Setelah empat kali kalah di final sepanjang kariernya, ia berharap Inter bisa mewujudkan harapan tersebut pada musim depan.
“Gelar Scudetto saat saya menjadi Presiden Inter adalah mimpi yang jadi kenyataan. Tapi setelah satu mimpi tercapai, kita harus punya mimpi baru yang lebih besar. Musim depan, kami ingin menciptakan sesuatu yang istimewa di Eropa,” kata Marotta.
“Dalam dunia olahraga, kita harus punya ambisi tanpa menjadi sombong. Karena itu, kami ingin menaikkan standar tim sedikit lebih tinggi lagi. Liga Champions adalah sebuah impian besar, tapi saya tetap menghormati semua lawan,” lanjutnya.
Di era Cristian Chivu, Inter juga mulai membangun fondasi baru. Mantan bek Nerazzurri itu langsung membawa tim meraih dua trofi domestik pada musim pertamanya sebagai pelatih kepala, dan Marotta menilai capaian tersebut tak lepas dari dasar kuat yang sudah dibangun sebelumnya.
Inter kini berupaya menjaga inti skuad agar proyek Chivu bisa berkembang lebih jauh, baik di kompetisi domestik maupun Eropa. Dengan fondasi yang tetap terjaga, Nerazzurri memasuki musim baru dengan ambisi yang lebih besar di Liga Champions.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
