Panas di Pekan Terakhir: Skenario Tottenham dan West Ham di Ujung Degradasi

22 May 2026 • 14:32 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Persaingan Tottenham Hotspur dan West Ham United untuk bertahan di Premier League akan ditentukan pada pekan terakhir musim ini. Kedua tim sama-sama masih berada dalam tekanan, meski Spurs memiliki posisi yang sedikit lebih aman.

Pada Rabu kemarin, Tottenham kalah 1-2 dari Chelsea. Enzo Fernandez dan Andrey Santos membawa The Blues unggul, sebelum Richarlison memperkecil ketertinggalan pada 15 menit terakhir. Namun, Spurs tetap pulang tanpa poin.

Tottenham kini akan menjamu Everton pada Minggu, 24 Mei 2026. Di saat bersamaan, West Ham menghadapi Leeds United di London Stadium.

Secara klasemen, Tottenham masih memegang kendali karena unggul dua poin atas West Ham dan juga memiliki selisih gol yang lebih baik. Hasil imbang pada laga terakhir sejatinya sudah cukup untuk memastikan mereka tetap bertahan di Premier League.

Secara statistik, Everton juga tergolong lawan yang cukup bersahabat bagi Tottenham. Spurs mencatat 32 kemenangan atas Everton di era Premier League dan meraih 21 kemenangan kandang melawan klub tersebut, lebih banyak dibanding lawan lainnya.

Namun, performa kandang Tottenham musim ini menjadi masalah besar. Mereka hanya memenangi dua dari 18 laga liga di kandang sendiri sepanjang musim ini. Bahkan, Spurs belum menang dalam 10 laga kandang terakhir di Premier League, dengan kemenangan terakhir di London Utara terjadi pada Desember lalu saat mengalahkan Brentford 2-0.

Meski begitu, peluang Tottenham untuk bertahan tetap cukup besar. Bahkan jika kalah, mereka masih bisa selamat selama West Ham gagal meraih kemenangan atas Leeds.

Tottenham akan bertahan di Premier League jika: menang dan West Ham menang atas Leeds, menang dan West Ham imbang melawan Leeds, menang dan West Ham kalah dari Leeds, imbang dan West Ham menang tanpa selisih 12 gol, imbang dan West Ham imbang melawan Leeds, imbang dan West Ham kalah dari Leeds, kalah dan West Ham imbang melawan Leeds, atau kalah dan West Ham kalah dari Leeds.

Sementara itu, West Ham berada dalam situasi yang jauh lebih berat. Mereka tertinggal dua poin dari Tottenham dan wajib menang sambil berharap rival sekotanya terpeleset.

Rasa frustrasi West Ham juga meningkat setelah kalah 0-1 dari Arsenal awal bulan ini. Gol penyama kedudukan Callum Wilson pada masa injury time dianulir karena dianggap melanggar David Raya.

Situasi itu dinilai berpengaruh besar, baik dalam persaingan gelar maupun perebutan posisi aman dari degradasi. West Ham juga gagal memaksimalkan peluang lain setelah kalah 1-3 dari Newcastle pada pekan lalu.

Catatan kandang West Ham pun belum cukup meyakinkan. Mereka baru meraih lima kemenangan di London Stadium sepanjang musim ini. Dua di antaranya bahkan diraih atas Wolves dan Burnley yang sudah terdegradasi.

Meski demikian, rekor kandang mereka melawan Leeds sedikit memberi harapan. West Ham memenangkan tiga dari lima laga kandang terakhir kontra klub asal Yorkshire tersebut.

Secara realistis, hanya ada satu skenario utama yang bisa menyelamatkan West Ham dari degradasi. Mereka harus menang atas Leeds dan berharap Tottenham kalah dari Everton. Selain itu, West Ham juga masih punya peluang sangat tipis jika menang dengan selisih 12 gol sementara Tottenham hanya bermain imbang.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya