Thomas Tuchel Cuma Punya Satu Slot No.10, Jude Bellingham Masih Terdepan

22 May 2026 • 14:23 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Persaingan memperebutkan satu posisi nomor 10 di skuat Inggris asuhan Thomas Tuchel mulai mengerucut. Nama Morgan Rogers dan Morgan Gibbs-White memang ikut mencuat berkat performa konsisten mereka di level klub, tetapi Jude Bellingham dinilai masih berada satu tingkat di atas para pesaingnya.

Rogers menjadi sorotan setelah membantu Aston Villa meraih kemenangan 3-0 atas Freiburg di final Liga Europa, sementara Gibbs-White tampil stabil bersama Nottingham Forest sepanjang musim. Namun, dalam sistem favorit Tuchel, hanya ada satu slot kreatif di belakang striker utama, dan posisi itu masih dianggap milik Bellingham.

Dengan Elliot Anderson diperkirakan akan bermain lebih dalam bersama Declan Rice, area nomor 10 menjadi ruang yang paling ketat persaingannya. Meski begitu, banyak penilaian yang menyebut Bellingham tetap pilihan utama untuk mengisi peran tersebut.

Mantan striker Aston Villa, Gabby Agbonlahor, bahkan sempat menyatakan tidak ada lagi perdebatan soal siapa yang layak bermain sebagai nomor 10 usai Villa menjuarai final Liga Europa.

“Tidak ada lagi perdebatan dari sekarang sampai Piala Dunia soal siapa yang akan bermain sebagai nomor 10,” kata Agbonlahor kepada Ally McCoist. “Kita harus mencari topik lain untuk dibahas di talkSPORT karena itu adalah Morgan Rogers. Sesederhana itu.”

Meski demikian, pandangan itu dinilai bertolak belakang dengan sikap Agbonlahor sendiri beberapa bulan sebelumnya, saat ia membela Bellingham usai tampil bersama Inggris pada Maret lalu.

Penilaian bahwa Bellingham tetap unggul bukan hanya soal nama besar, tetapi juga rekam jejak dan kapasitasnya di level tertinggi Eropa. Gelandang berusia 22 tahun itu memang hanya mencatat lima gol dan empat assist dalam 27 laga La Liga musim ini, namun penampilannya sempat terganggu operasi bahu yang membuatnya absen sepanjang pramusim.

Bellingham baru kembali tampil penuh pada akhir September setelah menjalani operasi untuk mengatasi cedera bahu yang sudah lama ia tanggung. Cedera itu sebelumnya tetap ditahan demi membantunya tampil pada Euro 2024.

Setelah pulih, performanya sempat meningkat di bawah Xabi Alonso. Dalam periode Oktober hingga Desember, ia mencetak empat gol dan tiga assist dalam sembilan pertandingan. Namun, situasi berubah setelah Alonso pergi dan digantikan Alvaro Arbeloa.

Penurunan performa Bellingham ikut dipengaruhi kondisi tim secara keseluruhan, dan situasinya semakin berat setelah ia mengalami cedera hamstring pada Februari yang membuatnya menepi selama dua bulan. Pada periode absennya Bellingham, Rogers dan Gibbs-White justru semakin memperkuat argumen mereka untuk masuk ke skuad Inggris.

Meski begitu, kecil kemungkinan Inggris mencadangkan Bellingham jika ia dalam kondisi bugar. Bahkan, hanya suporter Inggris yang disebut akan memperdebatkan kemungkinan itu demi memberi tempat kepada Rogers, Gibbs-White, Cole Palmer, atau Phil Foden.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya