Baru Setahun di Manchester City, Tijjani Reijnders Dikaitkan dengan Kembali ke Italia
KOLOMBOLA.COM – Tijjani Reijnders mulai menjadi sorotan setelah masa depannya di Manchester City disebut belum sepenuhnya aman. Gelandang asal Belanda itu baru semusim memperkuat The Citizens, namun kini muncul spekulasi soal kemungkinan kembali bermain di Italia pada bursa transfer musim panas mendatang.
Saat didatangkan dari AC Milan ke Etihad Stadium, Reijnders diproyeksikan sebagai bagian penting dalam lini tengah racikan Pep Guardiola. Manchester City bahkan menggelontorkan dana sekitar 46 juta pounds untuk memboyong pemain berusia 27 tahun tersebut.
Namun, kontribusinya mulai menurun sejak Februari lalu. Dalam sembilan pertandingan terakhir, Reijnders enam kali hanya masuk daftar cadangan tanpa tampil. Ia juga belum kembali bermain di Premier League sejak 14 Maret.
Situasi ini memunculkan kabar bahwa sang gelandang bisa saja hengkang pada akhir musim. Sejumlah perantara transfer disebut mulai memetakan minat klub-klub lain terhadap pemain timnas Belanda itu.
Menurut laporan Gazzetta, Juventus menjadi salah satu klub yang memantau perkembangan Reijnders di Inggris. Klub asal Turin tersebut dikabarkan tengah mencari sosok ideal untuk memperkuat lini tengah mereka.
Reijnders dinilai cocok secara teknis dan taktis dengan kebutuhan Juventus. Pengalamannya tampil bersama AC Milan juga dianggap menjadi nilai tambah, karena ia sudah memahami karakter sepak bola Italia dan diyakini tidak memerlukan waktu adaptasi panjang.
Penilaian itu semakin kuat setelah Juventus mengalami pengalaman kurang memuaskan bersama Douglas Luiz. Gelandang asal Brasil itu disebut kesulitan beradaptasi selama di Turin dan kini kembali ke Inggris setelah menjalani periode sulit.
Karena itu, Juventus kini disebut lebih selektif dalam mencari gelandang baru. Reijnders dianggap memenuhi kriteria karena sudah terbukti tampil konsisten saat membela Milan.
Meski begitu, kendala finansial menjadi hambatan utama. Investasi besar Manchester City untuk mendatangkannya membuat peluang transfer tidak akan mudah diwujudkan.
Juventus juga harus menjaga keseimbangan antara kebutuhan memperkuat skuad dan kondisi keuangan klub. Situasi ini makin penting karena mereka juga menghadapi potensi kepergian Teun Koopmeiners.
Opsi transfer kreatif pun disebut bisa menjadi jalan keluar, mulai dari peminjaman, pertukaran pemain, hingga pembayaran bertahap. Juventus diperkirakan akan terus memantau situasi Reijnders dalam beberapa pekan ke depan. Jika Guardiola tetap jarang memberinya menit bermain, peluang sang gelandang untuk mencari jalan keluar bisa semakin besar.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
