Erling Haaland Sindir Gabriel Magalhaes Usai Insiden Adu Kepala: Saya yang Menang

20 Apr 2026 • 03:52 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Erling Haaland melontarkan sindiran kepada bek Arsenal, Gabriel Magalhaes, setelah insiden adu kepala yang mewarnai laga Manchester City kontra Arsenal. Selain gol yang kembali dicetak Haaland, momen panas itu ikut menjadi sorotan utama pertandingan.

Dalam tayangan ulang, Gabriel terlihat menggerakkan kepalanya ke arah Haaland. Wasit bersama VAR kemudian memutuskan kedua pemain hanya diganjar kartu kuning, tanpa adanya kartu merah dalam insiden tersebut.

Haaland menanggapi kejadian itu dengan nada menohok. Ia menyebut Gabriel beruntung tidak diusir dari lapangan dan menegaskan bahwa dirinya tetap keluar sebagai pemenang karena mencetak gol.

“Situasi seperti ini memang sering terjadi, banyak duel dan benturan. Orang lain yang menilai apakah saya memenangkan duel itu. Tapi saya mencetak gol, jadi saya memenangkan momen penting. Umpannya sempurna, golnya bagus, dan pada akhirnya kami menang,” ujar Haaland kepada Sky Sports.

Haaland juga menyinggung kemungkinan situasi itu akan berujung berbeda jika dirinya memilih untuk jatuh dan melebih-lebihkan kontak yang terjadi.

“Kalau saya jatuh saat itu, yang tidak akan saya lakukan kecuali benar-benar diserang, mungkin itu bisa jadi kartu merah. Saya tidak yakin karena belum melihat ulang sepenuhnya. Tapi saya tidak mengerti kenapa dia mendekat ke wajah saya,” katanya.

Pernyataan tersebut dianggap sebagai sindiran halus kepada Gabriel, sekaligus menunjukkan sikap Haaland yang enggan melakukan simulasi di lapangan.

Insiden itu turut memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola. Legenda Manchester United, Gary Neville, menilai Gabriel seharusnya diganjar kartu merah.

“Saya tidak mengerti kenapa dia melakukan itu. Anda boleh saling menempelkan kepala, tapi begitu Anda mendorongnya ke depan, itu biasanya kartu merah. Jujur saja, saya tidak percaya itu bukan kartu merah,” ujar Neville.

Sementara itu, mantan wasit Liga Inggris, Mike Dean, memiliki pandangan yang sedikit berbeda. Menurutnya, keputusan wasit masih bisa dipahami, meski Gabriel disebut beruntung.

“Mereka memang saling berhadapan, tapi tidak ada kekuatan berlebih dari Gabriel. Melihat konteks pertandingan, kartu kuning sudah tepat. Namun, saya juga tidak akan terkejut jika dia diusir,” jelas Dean.

Ia menambahkan bahwa setelah melihat ulang kejadian tersebut, Gabriel memang sangat beruntung tidak menerima kartu merah.

Di luar kontroversi itu, kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Manchester City dalam persaingan gelar Premier League. Dengan Haaland yang kembali tajam, tekanan kini beralih ke Arsenal dalam sisa musim yang diperkirakan berlangsung semakin ketat.

Persaingan di papan atas pun dipastikan semakin sengit, dengan setiap insiden dan keputusan wasit berpotensi memengaruhi perebutan trofi musim ini.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya