PSSI Janji Gulirkan Liga Putri pada Musim 2026/2027
KOLOMBOLA.COM – PSSI merayakan hari ulang tahunnya yang ke-96 dengan acara sederhana yang dihadiri sejumlah pengurus, di antaranya Zainudin Amali, Ratu Tisha, Yunus Nusi, dan Ahmad Riyadh. Ketua PSSI Erick Thohir berhalangan hadir karena memiliki agenda lain.
Dalam sambutannya, Zainudin Amali menyampaikan sejumlah pesan penting, termasuk komitmen PSSI untuk memberi perhatian lebih kepada sepak bola putri. Ia menyebut federasi saat ini tengah menyiapkan rencana untuk kembali menggulirkan kompetisi khusus tim putri.
“Saat ini, sepak bola putri juga mulai mendapatkan perhatian lebih. Kompetisi untuk sepak bola putri akan kami gulirkan musim depan di beberapa daerah dulu,” kata Amali.
Ia menambahkan, kompetisi itu akan melibatkan klub-klub dari Super League maupun Championship yang memiliki tim putri. Jika penyelenggaraan awal berjalan baik, PSSI membuka peluang untuk menggelarnya secara nasional.
Liga putri sendiri menjadi salah satu pekerjaan rumah yang belum tuntas pada kepengurusan PSSI saat ini. Kompetisi sepak bola putri terakhir kali digelar pada 2019, ketika PSSI masih dipimpin Edy Rahmayadi.
Sebelum rencana liga digulirkan, PSSI lebih dulu memberi perhatian kepada sepak bola putri melalui program tim nasional. Dalam dua tahun terakhir, Timnas Putri Indonesia cukup aktif mengikuti berbagai ajang dan FIFA Matchday.
Pada momen peringatan 96 tahun PSSI, Amali juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang selama ini menjaga eksistensi federasi, termasuk tujuh klub atau perserikatan pendiri PSSI.
Tujuh klub tersebut adalah Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, PSIM Yogyakarta, Persis Solo, PPSM Magelang, dan PSM Madiun. Dari jumlah itu, lima klub kini berkompetisi di Super League.
“Hanya dua yang belum, yakni PPSM Magelang dan PSM Madiun. Semoga segera menyusul ke level paling tinggi. Tapi, beginilah kompetisi. Kita tidak bisa atur,” ujar Amali.
Ia menegaskan, persaingan dalam sepak bola merupakan bagian dari dinamika yang wajar, namun pada akhirnya semua pihak tetap kembali pada semangat kebersamaan sebagai satu bangsa.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
