Vietnam Mulai Waspada terhadap Kekuatan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
KOLOMBOLA.COM – Vietnam mulai menunjukkan kewaspadaan terhadap kekuatan Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026. Media Vietnam, Soha, menilai perubahan strategi yang dilakukan skuad Garuda bisa menjadi ancaman serius bagi upaya mereka mempertahankan gelar.
Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Timnas Indonesia hanya akan mengandalkan pemain dari Liga 1 dan kompetisi Asia Tenggara karena Piala AFF 2026 tidak masuk kalender FIFA. Namun, pelatih John Herdman justru memanggil kekuatan terbaik dalam pemusatan latihan terbaru.
Sebanyak 44 pemain dipanggil untuk mengikuti persiapan menuju agenda internasional pada Juni 2026. Sejumlah pemain abroad kembali masuk daftar, termasuk Kevin Diks, Jay Idzes, Emil Audero, Maarten Paes, Justin Hubner, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Ragnar Oratmangoen, dan Ole Romeny.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni 2026 dan Mozambik pada 9 Juni 2026 dalam agenda FIFA Matchday. Dua laga tersebut menjadi bagian penting dalam persiapan menuju Piala AFF 2026.
“Langkah Indonesia ini dapat menjadi tantangan besar bagi Vietnam di Piala AFF 2026,” tulis Soha pada Rabu (27/5/2026). Media itu juga menilai Indonesia berpeluang menurunkan tim yang sangat kuat di turnamen tersebut.
“Dengan skuad yang kuat yang disiapkan untuk Piala AFF, tim nasional Indonesia diharapkan akan menurunkan tim yang sangat kuat di turnamen tersebut. Ini akan menjadi tantangan signifikan bagi tim Vietnam dalam upaya mereka mempertahankan gelar,” lanjut laporan itu.
Sejumlah pemain juga sudah lebih dulu tiba di Jakarta untuk mengikuti pemusatan latihan. Thom Haye, Marc Klok, Cahya Supriadi, Muhammad Ferarri, dan Alfharezzi Buffon terlihat hadir melalui unggahan media sosial resmi Timnas Indonesia.
John Herdman sebelumnya menjelaskan bahwa komposisi pemain akan disesuaikan dengan turnamen yang diikuti Timnas Indonesia. Untuk Piala AFF 2026, mayoritas pemain diperkirakan berasal dari kompetisi domestik.
Pelatih asal Inggris itu juga memahami bahwa pemanggilan pemain diaspora yang berkarier di Eropa tidak akan mudah. Klub-klub Eropa berpotensi tidak melepas pemain karena Piala AFF bukan bagian dari kalender resmi FIFA.
“Benar. Maksud saya, kesempatan bagi pemain Eropa untuk datang dan menjadi bagian memang ada, tetapi klub-klub tidak akan mengizinkannya. Saya sudah berpengalaman di CONCACAF dengan turnamen-turnamen saat ini, dan aturan FIFA adalah aturan FIFA,” ujar John Herdman.
Meski begitu, langkah Timnas Indonesia mengumpulkan banyak pemain inti tetap memberi sinyal bahwa Garuda akan tampil serius di Piala AFF 2026. Vietnam pun kini tampaknya harus bersiap menghadapi lawan dengan kekuatan berbeda.
Disadur dari Bola.com/Vincentius Atmaja/Hendry Wibowo, 28 Mei 2026.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
