Mengapa Luke Vickery dan Mitchell Baker Belum Bisa Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday?

28 May 2026 • 14:32 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Luke Vickery dan Mitchell Baker belum bisa memperkuat Timnas Indonesia pada FIFA Matchday karena proses naturalisasi keduanya belum rampung. Kabar tersebut disampaikan Staf Khusus Menteri Hukum, Noor Korompot.

Meski belum dapat turun ke lapangan, Vickery dan Baker direncanakan tetap hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk memberikan dukungan kepada rekan-rekan setimnya saat Timnas Indonesia menghadapi Oman dan Mozambik.

Saat ini, proses perpindahan kewarganegaraan kedua pemain itu masih menunggu dua tahapan penting, yakni persetujuan dari DPR RI dan agenda pengambilan sumpah sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

“Sekilas info tentang Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk FIFA Matchday 2026 pada tanggal 5 Juni belum bisa tampil, tetapi kemungkinan besar akan hadir menyaksikan Timnas melawan Oman dan Mozambik,” ujar Noor Korompot.

“Proses naturalisasi kedua pemain tersebut tinggal menunggu dua tahapan lagi, DPR dan sumpah kewarganegaraan,” tambahnya.

Proses ini menjadi bagian dari agenda naturalisasi gelombang pertama di bawah arahan pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman. Meski belum tuntas, optimisme tetap dijaga agar status keduanya bisa segera selesai sebelum Piala AFF 2026 bergulir.

Mitchell Baker merupakan penyerang muda kelahiran Melbourne, 11 Desember 2006, yang memiliki darah Indonesia dari garis keturunan ibu. Keluarganya berasal dari Semarang, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.

Pemain berusia 19 tahun itu sempat menarik perhatian di Amerika Serikat setelah dipilih Colorado Rapids pada MLS SuperDraft. Saat ini, Baker masih berkarier di level sepak bola kampus bersama Georgetown University.

Produktivitas Baker bersama Georgetown cukup menjanjikan. Dalam dua musim terakhir, ia mencatat 18 gol dan tujuh assist dari 42 penampilan. Pada musim 2025, performanya meningkat dengan torehan 14 gol dan tiga assist dari 21 laga.

Catatan tersebut membuat Baker masuk ke dalam United Soccer Coaches Second All-American Team dan First Team All-BIG EAST.

Sementara itu, Luke Vickery sudah meniti karier profesional bersama Macarthur FC di Liga Australia. Winger berusia 20 tahun itu lahir di Hawaii dan memiliki darah Indonesia dari neneknya yang berasal dari Medan.

Musim ini, Vickery tampil cukup konsisten dengan catatan 30 pertandingan, tujuh gol, tiga assist, serta total 1.650 menit bermain. Sebelum menjalani proses naturalisasi, ia disebut telah menjalin komunikasi intensif dengan John Herdman.

Komunikasi tersebut menjadi salah satu dasar keseriusannya untuk membela Timnas Indonesia. Jika seluruh proses administrasi rampung, Vickery diharapkan segera bergabung untuk menambah kekuatan skuad Garuda di level internasional.

Kehadiran Vickery dan Baker di SUGBK nantinya juga diharapkan dapat mempererat kedekatan mereka dengan atmosfer sepak bola Indonesia sebelum resmi menyandang status WNI.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya