Jelang Hadapi Qatar di Piala Asia U-17 2026, Ini Pekerjaan Rumah Timnas Indonesia U-17

09 May 2026 • 02:27 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Timnas Indonesia U-17 mendapat sejumlah catatan penting usai menghadapi China U-17. Menjelang laga berikutnya kontra Qatar U-17 di Piala Asia U-17 2026, skuad Garuda Muda perlu segera membenahi beberapa aspek permainan agar tampil lebih efektif.

Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia U-17 kesulitan keluar dari tekanan lawan yang terus mendominasi jalannya laga. Beruntung, penyelesaian akhir China U-17 tidak terlalu tajam sehingga gawang Indonesia tetap aman hingga akhir pertandingan.

Meski meraih hasil positif, tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto tetap harus menjadikan laga itu sebagai bahan evaluasi. Setidaknya, ada tiga pekerjaan rumah utama yang perlu dituntaskan sebelum menghadapi Qatar U-17.

1. Akurasi umpan perlu diperbaiki

Timnas Indonesia U-17 tampil kurang efektif dalam distribusi bola. Dari total 259 umpan, akurasi yang dicatat hanya 61,8 persen. Angka ini masih jauh di bawah China U-17 yang mampu membukukan akurasi 76,5 persen dari 375 umpan.

Situasi serupa terlihat dari kualitas umpan silang. Garuda Muda hanya melepaskan tiga crossing sepanjang laga, namun tak satu pun yang tepat sasaran. Sebaliknya, China U-17 mampu menghasilkan 41 crossing dengan akurasi 24,4 persen.

2. Duel perebutan bola harus lebih agresif

Selain akurasi umpan, Indonesia U-17 juga perlu meningkatkan agresivitas dalam duel satu lawan satu maupun perebutan bola kedua. Pada laga sebelumnya, tingkat keberhasilan duel Garuda Muda hanya mencapai 44,2 persen, sedangkan China U-17 unggul dengan 55,8 persen.

Yang paling mencolok adalah duel udara. Timnas Indonesia U-17 hanya mencatat kemenangan duel udara sebesar 32,1 persen, jauh tertinggal dari China U-17 yang mencapai 67,9 persen. Statistik ini menjadi perhatian serius, terutama jika Qatar U-17 tampil dengan karakter permainan direct dan banyak memanfaatkan bola atas.

3. Lini serang harus lebih tajam

Di sektor penyerangan, Timnas Indonesia U-17 juga masih minim ancaman. Sepanjang pertandingan, Matthew Baker dan rekan-rekan hanya melepaskan enam tembakan, jauh di bawah 19 tembakan milik China U-17.

Dari enam percobaan itu, hanya satu yang mengarah tepat ke gawang, yakni sepakan Keanu Sanjaya yang berujung gol pada menit ke-87. Tiga tembakan lain berhasil diblok lawan, sementara dua sisanya melenceng dari sasaran. Dengan catatan itu, akurasi tembakan Indonesia hanya 16,7 persen.

Evaluasi di tiga aspek tersebut menjadi penting agar Timnas Indonesia U-17 bisa tampil lebih solid saat menghadapi Qatar U-17. Efektivitas permainan akan sangat menentukan peluang Garuda Muda untuk melanjutkan langkah di Piala Asia U-17 2026.

Disadur dari: Bola.com

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya