Romantisme Paulo Dybala dan AS Roma di Ujung Jalan, Boca Juniors Jadi مقصد Baru
KOLOMBOLA.COM – Masa depan Paulo Dybala bersama AS Roma dikabarkan mulai menemui titik akhir. Penyerang asal Argentina itu disebut telah menjalin kesepakatan dengan Boca Juniors untuk melanjutkan kariernya di tanah kelahiran.
Situasi ini muncul di tengah kontraknya yang masih berlaku hingga 30 Juni 2026. Namun, dengan usia yang kini menginjak 32 tahun, Dybala disebut tengah mempertimbangkan langkah besar dalam fase berikutnya dalam karier profesionalnya.
Keinginan kembali ke Argentina menjadi faktor penting dalam keputusan tersebut. Setelah lama berkarier di Eropa, Dybala dikabarkan mulai membuka peluang untuk pulang dan memperkuat klub besar Argentina.
Kabar kepindahan itu semakin menguat setelah muncul pernyataan dari jurnalis Argentina, Leo Paradizo. Ia menyebut proses negosiasi sudah berjalan ke tahap lanjut dan ada kesepakatan prinsip antara kedua pihak.
“Kami dapat mengatakan bahwa Paulo Dybala akan bermain untuk Boca mulai semester depan,” ujar Paradizo seperti dikutip dari ESPN.
“Ada kesepakatan prinsip, ada kontrak, dan setelah Piala Dunia, dia akan kembali ke sepak bola Argentina untuk mengenakan seragam Boca,” lanjutnya.
Selain alasan profesional, faktor personal juga disebut ikut memengaruhi pilihan Dybala. Ia memiliki kedekatan dengan Leonardo Paredes, mantan pemain AS Roma yang kini membela Boca Juniors.
Di sisi lain, AS Roma belum sepenuhnya menyerah untuk mempertahankan sang pemain. Pelatih Gian Piero Gasperini disebut masih ingin menjadikan Dybala bagian dari proyek tim.
Meski demikian, ada kendala yang cukup besar. Dybala harus bersedia menerima pemotongan gaji dari nilai kontraknya saat ini yang mencapai €8 juta per musim.
Performa dan kondisi fisik juga menjadi pertimbangan. Musim ini, Dybala baru tampil 18 kali di Serie A, dengan 12 di antaranya sebagai starter.
Jika transfer ini terwujud, maka perjalanan panjang Dybala di Italia akan resmi berakhir. Setelah 14 musim, La Joya berpeluang menutup karier Eropanya dengan kembali ke akar sepak bolanya di Argentina.
Sumber: ESPN, Football Italia
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
