Man City vs Arsenal: Mengapa Gabriel Magalhaes Tak Dikartu Merah Usai Insiden dengan Erling Haaland?
KOLOMBOLA.COM – Laga Manchester City kontra Arsenal di Etihad Stadium diwarnai insiden panas yang melibatkan Gabriel Magalhaes dan Erling Haaland. Duel keduanya sempat memicu ketegangan besar jelang akhir pertandingan, namun bek Arsenal itu tidak diusir wasit meski sempat dianggap melakukan tindakan seperti headbutt.
Insiden terjadi saat pertandingan memasuki sekitar tujuh menit sebelum waktu normal berakhir. Gabriel lebih dulu menjatuhkan Haaland di tengah lapangan, sebelum penyerang asal Norwegia itu bereaksi dengan mendorong sang bek. Situasi pun memanas ketika Gabriel tampak melakukan dorongan dengan kepala ke arah Haaland.
Pemain Manchester City langsung memprotes keras dan menuntut kartu merah. Namun, wasit di lapangan bersama VAR memutuskan tidak ada pelanggaran yang layak diganjar kartu merah. Keduanya justru hanya mendapat kartu kuning atas keterlibatan dalam keributan tersebut.
Premier League kemudian memberikan penjelasan resmi melalui akun media sosial Match Centre. Liga menyebut keputusan wasit telah ditinjau VAR dan dianggap tepat karena tindakan Gabriel tidak dinilai sebagai aksi yang terlalu agresif atau termasuk kekerasan berlebihan.
“Keputusan wasit untuk tidak memberikan kartu merah telah diperiksa dan dikonfirmasi oleh VAR. Aksi Gabriel dinilai tidak cukup agresif atau bersifat kekerasan berlebihan,” demikian pernyataan resmi Premier League.
Mantan wasit Mark Halsey juga menilai keputusan itu bisa dibenarkan. Ia menyebut Haaland secara tidak langsung ikut memengaruhi hasil akhir insiden karena tidak menjatuhkan diri saat kontak terjadi.
Haaland sendiri memberi komentar serupa. Ia mengaku jika dirinya terjatuh, situasinya mungkin bisa berujung kartu merah untuk Gabriel. Namun, ia menegaskan tidak akan berpura-pura jatuh.
“Saya rasa kalau saya jatuh, mungkin itu bisa jadi kartu merah. Tapi saya tidak akan jatuh kecuali benar-benar diserang,” ujar Haaland.
Insiden tersebut bukan satu-satunya momen panas antara keduanya. Sebelumnya, Haaland juga terlihat kesal setelah lengan jersey-nya robek akibat tarikan Gabriel dalam duel dekat kotak penalti Arsenal. Bagian lengan kanan jerseynya bahkan sobek total.
Striker City itu kemudian menyerahkan jersey tersebut kepada seorang suporter di tribun sebelum mendapatkan pengganti dari bangku cadangan.
Di tengah drama tersebut, Manchester City akhirnya menang 2-1. Haaland menjadi penentu kemenangan setelah gol pembuka Rayan Cherki sempat disamakan Kai Havertz, yang memanfaatkan kesalahan kiper Gianluigi Donnarumma.
Kemenangan ini membuat tim asuhan Pep Guardiola kini hanya terpaut tiga poin dari Arsenal, dengan satu laga lebih banyak. Hasil tersebut membuka peluang City untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar juara musim ini.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
