Bayern Munchen Sindir Real Madrid Usai Lolos, Kalimat Legendaris Juanito Dibalikkan
KOLOMBOLA.COM – Bayern Munchen melontarkan sindiran tajam kepada Real Madrid usai duel sengit di Liga Champions UEFA. Ketegangan dari laga perempat final itu ternyata tak hanya terasa di lapangan, tetapi juga berlanjut di media sosial.
Melalui akun resmi mereka di platform X, Bayern memanfaatkan momen kemenangan untuk mengunggah pesan yang langsung menyita perhatian publik. Unggahan itu muncul tidak lama setelah pertandingan selesai dan dengan cepat menyebar luas.
Sindiran tersebut merujuk pada kalimat legendaris milik mantan pemain Madrid, Juanito, yang berbunyi, “90 menit di Bernabéu sangatlah panjang.” Kalimat itu selama ini identik dengan reputasi Real Madrid sebagai tim yang kerap melakukan comeback dramatis di Eropa.
Namun, Bayern membalikkan makna kalimat tersebut dengan menulis, “90 menit di Allianz sangatlah panjang.” Ungkapan itu dianggap sebagai bentuk ejekan halus atas hasil pertandingan dan kekalahan Madrid di kandang lawan.
Sepanjang laga, Real Madrid sebenarnya sempat menunjukkan perlawanan dan memberi tekanan kepada Bayern. Harapan untuk mencetak comeback sempat muncul, terlebih saat mereka terus berusaha menembus pertahanan lawan.
Situasi berubah setelah Eduardo Camavinga menerima kartu merah. Kejadian itu membuat permainan Madrid menurun dan Bayern mengambil alih kendali hingga pertandingan berakhir.
Unggahan Bayern kemudian memicu beragam respons dari penggemar sepak bola. Sebagian menilai itu hanya candaan yang lazim dalam rivalitas Eropa, sementara lainnya menganggapnya sebagai sindiran langsung terhadap identitas dan sejarah Real Madrid.
Terlepas dari pro dan kontra, pesan Bayern Munchen tersebut sukses menjadi perbincangan luas dan menambah panas rivalitas kedua klub di panggung Liga Champions.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
