Atlético Madrid Singkirkan Barcelona dari Liga Champions Meski Blaugrana Menang 2-1

16 Apr 2026 • 14:47 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Perjalanan Barcelona di Liga Champions musim ini harus berakhir di babak perempat final dengan cara yang menyakitkan. Meski menang 2-1 atas Atlético Madrid pada leg kedua, Rabu dini hari WIB, Blaugrana tetap tersingkir karena kalah agregat 3-2.

Barcelona sebenarnya tampil agresif sejak awal laga. Tekanan tinggi dan serangan cepat langsung membuat Atlético kesulitan mengembangkan permainan. Bahkan, Lamine Yamal sempat mengancam pada menit-menit awal.

Dominasi Barcelona berbuah cepat. Pada menit ke-4, Yamal mencetak gol pembuka setelah memanfaatkan umpan Ferran Torres dengan penyelesaian apik melewati sela kaki kiper lawan.

Tim tamu terus menekan dan kembali menciptakan peluang berbahaya. Dani Olmo nyaris menggandakan keunggulan, tetapi upayanya berhasil digagalkan kiper Atlético.

Gol kedua Barcelona akhirnya lahir lewat kerja sama Olmo dan Ferran Torres. Umpan Olmo diselesaikan Ferran dengan tembakan kaki kiri yang akurat, membuat agregat kembali imbang dan membuka harapan Barcelona untuk membalikkan keadaan.

Namun, Barcelona kemudian melakukan satu kesalahan yang berakibat fatal. Marcos Llorente lepas dari kawalan dan mengirim umpan matang kepada Ademola Lookman, yang dengan mudah mencetak gol untuk mengembalikan keunggulan agregat Atlético Madrid.

Meski sempat tertinggal dalam agregat, Barcelona tetap mencoba menekan. Mereka bahkan sempat menuntut penalti saat Olmo dijatuhkan di kotak terlarang, tetapi wasit bersama VAR tidak mengabulkan protes tersebut.

Babak pertama pun berakhir dengan Barcelona unggul pada pertandingan, namun masih tertinggal secara agregat.

Memasuki babak kedua, Barcelona tetap berupaya menyerang. Ferran Torres sempat mencetak gol ketiga, tetapi dianulir karena offside. Momen itu tampaknya memengaruhi ritme permainan Barcelona.

Atlético kemudian mulai lebih berani keluar menyerang. Kiper Barcelona, Joan Garcia, tampil gemilang dengan menggagalkan peluang emas Robin Le Normand dari jarak dekat.

Situasi Barcelona semakin sulit setelah Eric Garcia diganjar kartu merah langsung usai melanggar Alexander Sorloth yang berpeluang mencetak gol. Keputusan itu diambil setelah tinjauan VAR, dan membuat Barcelona harus bermain dengan 10 pemain di sisa laga.

Dalam kondisi tertekan, Barcelona mencoba menambah daya gedor dengan memasukkan pemain-pemain menyerang. Ronald Araujo dan Robert Lewandowski bahkan ditempatkan lebih maju untuk mengejar gol tambahan.

Sejumlah umpan silang terus diarahkan ke kotak penalti Atlético. Peluang terbaik Barcelona datang melalui sundulan Araujo yang berdiri bebas di depan gawang, tetapi bola melenceng dari sasaran.

Itu menjadi kesempatan terakhir Barcelona. Peluit panjang berbunyi dan memastikan langkah mereka terhenti di perempat final Liga Champions musim ini, sementara Atlético Madrid berhak melaju ke semifinal dengan agregat 3-2.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya