Jelang Leg Kedua Lawan Bayern Munchen, Mbappe Absen Latihan Real Madrid

13 Apr 2026 • 17:28 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Penyerang andalan Real Madrid, Kylian Mbappe, tidak mengikuti sesi latihan pada Minggu waktu setempat menjelang laga penting leg kedua perempat final Liga Champions melawan Bayern Munchen.

Absennya Mbappe menjadi perhatian karena Real Madrid sedang dalam tren kurang meyakinkan. Di bawah arahan Alvaro Arbeloa, tim belum tampil stabil setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir, termasuk dua kekalahan.

Salah satu hasil buruk itu adalah kekalahan 1-2 pada leg pertama perempat final yang berlangsung pada Rabu dini hari WIB. Untuk membalikkan keadaan pada leg kedua yang dijadwalkan Kamis dini hari WIB, Real Madrid membutuhkan performa maksimal dari lini depan.

Namun, kondisi Mbappe masih menyisakan tanda tanya setelah mengalami luka di bagian alis akibat benturan dengan Vitor Reis saat menghadapi Girona di kompetisi domestik pada Sabtu dini hari WIB. Menurut laporan media Spanyol, Mbappe harus menjalani jahitan dan tidak ikut berlatih bersama tim.

Selain Mbappe, Rodrygo dan kiper Thibaut Courtois juga tidak terlihat dalam sesi latihan. Meski begitu, peluang Mbappe untuk tetap tampil disebut masih terbuka.

Di sisi lain, tantangan Real Madrid akan sangat berat karena Bayern Munchen sedang dalam performa tajam. Tim asal Jerman itu baru mencatatkan rekor jumlah gol terbanyak dalam satu musim kompetisi domestik, dengan kontribusi pemain seperti Harry Kane dan Luis Diaz. Hingga kini, mereka telah mencetak 105 gol di liga.

Di bawah asuhan Vincent Kompany, Bayern juga menunjukkan konsistensi tinggi dengan memenangi 12 dari 13 pertandingan terakhir di semua ajang. Selain itu, mereka hanya sekali kalah dari 20 laga kandang musim ini di Allianz Arena.

Catatan tersebut membuat Real Madrid harus tampil sangat disiplin jika ingin menjaga peluang lolos ke fase berikutnya. Bukan hanya lini serang yang dituntut efektif, tetapi juga pertahanan yang harus mampu meredam agresivitas tuan rumah.

Sementara itu, penunjukan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih pengganti Xabi Alonso pada Januari lalu terjadi di tengah situasi ruang ganti yang disebut kurang kondusif. Sejumlah pemain, termasuk Vinicius Junior, dikabarkan memberi respons positif terhadap kehadiran pelatih baru.

Meski demikian, hasil di lapangan belum menunjukkan konsistensi yang diharapkan. Pengaruh besar para pemain di dalam tim disebut menjadi salah satu kendala dalam penerapan strategi secara menyeluruh, dan kondisi ini berpotensi mengganggu ambisi Real Madrid di kompetisi domestik maupun Eropa.

Di tengah sorotan tersebut, muncul pula kabar bahwa Didier Deschamps masuk daftar kandidat calon pengganti Arbeloa.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya