Analisis Sporting CP vs Arsenal: Havertz Jadi Pembeda di Menit Akhir

08 Apr 2026 • 00:48 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Arsenal meraih kemenangan tipis 1-0 atas Sporting CP pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026. Gol Kai Havertz di masa injury time memastikan The Gunners pulang dengan keunggulan penting dari laga yang berlangsung ketat.

Pertandingan berjalan seimbang sejak awal. Dalam 15 menit pertama, kedua tim sama-sama sempat mengancam dan bola bahkan dua kali mengenai mistar gawang. David Raya tampil sigap ketika menepis tembakan keras yang mengarah ke gawang hingga membentur mistar. Di sisi lain, sepak pojok Noni Madueke juga hampir berbuah gol karena langsung mengenai rangka gawang.

Setelah awal yang intens, permainan berlangsung lebih hati-hati. Arsenal dan Sporting sama-sama kesulitan menciptakan peluang berbahaya sepanjang sisa babak pertama.

Sporting mendapat peluang pertama yang benar-benar mengancam melalui Ousmane Diomande yang mengirim umpan jauh ke sisi kiri. Maxi Araujo menerima bola, masuk ke kotak penalti, lalu melepaskan tembakan keras. Raya kembali menunjukkan refleks cepat dengan menepis bola ujung jari hingga mengenai mistar, sebelum bola pantul diamankan William Saliba.

Araujo kembali mencoba peruntungannya lewat sepakan dari jarak sekitar 18 meter, tetapi bola melambung tipis. Geny Catamo juga sempat memaksa Raya melakukan penyelamatan di tiang dekat.

Arsenal kemudian mulai mencoba menguasai permainan. Noni Madueke melewati lawannya dan mengirim umpan datar ke kotak penalti untuk Viktor Gyokeres, namun penyerang asal Swedia itu tak sempat memaksimalkan peluang karena penjagaan ketat. Peluang lain datang dari tendangan bebas melengkung Martin Odegaard yang berbuah sepak pojok pertama. Dari situasi itu, Madueke kembali mengancam lewat tembakan yang membentur mistar, sementara bola rebound dari Odegaard melenceng.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tetap tinggi, tetapi peluang bersih masih jarang. Odegaard sempat melepaskan tendangan bebas ke arah gawang, namun berhasil ditepis Rui Silva. Di sisi lain, Trincao gagal memaksimalkan peluang ketika berada dalam posisi cukup terbuka.

Arsenal sempat mencetak gol melalui sepakan Martin Zubimendi dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut bawah. Namun, gol itu dianulir VAR karena Viktor Gyokeres lebih dulu berada dalam posisi offside dalam proses serangan.

Meski demikian, tekanan Arsenal terus meningkat pada fase akhir pertandingan. Mikel Arteta kemudian memasukkan Max Dowman dan Gabriel Martinelli untuk menambah daya gedor. Martinelli sempat menguji kiper dengan tembakan rendah, sementara Raya juga membuat dua penyelamatan penting di tiang dekat.

Gol yang ditunggu Arsenal akhirnya lahir pada masa tambahan waktu. Gabriel Martinelli mengirim umpan ke tengah kotak penalti, dan Havertz menyambutnya dengan tenang untuk menaklukkan kiper lawan. Gol itu menjadi penentu kemenangan Arsenal sekaligus mengubah frustrasi menjadi euforia di kubu tim tamu.

Hasil ini membuat Arsenal berada dalam posisi menguntungkan jelang leg kedua di Emirates Stadium pekan depan. The Gunners kini menargetkan lolos ke semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya secara beruntun. Sebelum tampil di laga penentuan, Arsenal akan lebih dulu menjamu Bournemouth dalam lanjutan liga domestik pada Sabtu malam pukul 18.30 WIB.

Leg kedua nanti akan menentukan siapa yang berhak melaju ke semifinal untuk menghadapi pemenang duel Atletico Madrid kontra Barcelona.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya