Kepastian Iran di Piala Dunia 2026 Terancam Usai Serangan Militer AS

11 Mar 2026 • 09:49 iMedia

Kolombola – Presiden AS, Donald Trump, telah mengambil keputusan terkait Iran dan Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung mulai Juni mendatang di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Tanggal 2023, Iran berhasil lolos ke turnamen bergengsi ini dan tergabung dalam Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.

Namun, nasib Iran untuk berpartisipasi dalam kejuaraan sepak bola terbesar dunia masih belum pasti, setelah dua minggu lalu, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan militer bersama ke wilayahnya. Trump secara terbuka menyerukan perubahan rezim setelah operasi militer besar-besaran dilakukan.

Mehdi Taj, Presiden Federasi Sepak Bola Iran, menyatakan setelah serangan tersebut: “Dengan situasi saat ini dan serangan dari Amerika Serikat, tampaknya sulit bagi kami untuk mempersiapkan diri menuju Piala Dunia, namun keputusan akhir tetap ada di tangan para pemimpin olahraga.”

Banyak spekulasi beredar bahwa Iran mungkin akan digantikan oleh tim nasional lain. Laporan menunjukkan bahwa Uni Emirat Arab dan Irak menjadi opsi potensial, bahkan ada kemungkinan Piala Dunia 2026 ditunda jika konflik tidak segera selesai.

Meski demikian, Heimo Schirgi, COO FIFA, memastikan bahwa turnamen akan berlangsung sesuai rencana. Ia menyampaikan kepada wartawan: “Pada akhirnya, kami yakin akan ada resolusi, dan Piala Dunia akan tetap berjalan. Turnamen ini terlalu besar, dan kami berharap semua tim yang lolos dapat berpartisipasi.”

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya