KOLOMBOLA.COM – Lionel Messi mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari Timnas Argentina setelah menjalani perjalanan panjang bersama Albiceleste. Keputusan tersebut disampaikan Messi melalui unggahan di media sosial yang juga berisi pesan emosional untuk publik Argentina.
Messi menutup kiprahnya bersama tim nasional setelah tampil di enam edisi Piala Dunia. Ia menjadi bagian penting dalam keberhasilan Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar, sekaligus mengakhiri penantian panjang negaranya atas gelar dunia. Messi juga sempat membawa Argentina kembali ke final Piala Dunia 2026, sebelum kalah dari Spanyol.
Dalam pernyataannya, Messi mengaku keputusan itu tidak mudah. Ia menegaskan sudah memberikan segalanya untuk tim nasional, baik pada masa-masa sulit maupun ketika Argentina meraih berbagai gelar dalam beberapa tahun terakhir.
“Setelah waktu berlalu sejak final dan setelah memikirkannya dengan matang, saya ingin memberi tahu semua orang bahwa saya pensiun dari Timnas Argentina. Itu adalah keputusan yang menyakitkan dan masih terasa sangat dalam, tetapi saya memahami bahwa waktunya telah tiba,” kata Messi.
Ia juga menyinggung wafatnya sang ayah, Jorge Messi, pada 8 Agustus dalam usia 68 tahun, yang membuatnya semakin mantap mengambil keputusan tersebut.
Selama membela Argentina, Messi mencatatkan 125 gol dalam 207 pertandingan. Catatan itu menjadikannya pencetak gol terbanyak sekaligus pemain dengan penampilan terbanyak dalam sejarah Timnas Argentina. Ia juga tercatat sebagai pemain dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah sepak bola Amerika Selatan.
Messi mengakui ada banyak pemain muda berbakat yang kini layak mengisi masa depan tim nasional. Karena itu, ia merasa sudah saatnya menutup satu bab penting dalam karier internasionalnya.
“Waktu terus berjalan, bab-bab kehidupan mulai berakhir, dan ini adalah salah satu yang sangat menyakitkan bagi saya. Saya mencintai, telah mencintai, dan akan selalu mencintai menjadi bagian dari tim nasional,” ujarnya.
Keputusan pensiun ini bukan yang pertama bagi Messi. Pada 2016, ia juga pernah menyatakan mundur dari Timnas Argentina setelah gagal di tiga final beruntun. Namun, ia kemudian kembali dan menjadi bagian dari era paling sukses dalam sejarah tim nasional, termasuk keberhasilan meraih dua gelar Copa America dan satu trofi Piala Dunia.
Menutup pesannya, Messi menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, pelatih, rekan setim, dan seluruh ofisial yang telah mendampinginya selama dua dekade bersama Argentina. Ia pun mengakhiri pernyataannya dengan ungkapan bangga sebagai warga Argentina.
“Saya pergi dengan hati yang tenang dan penuh kebanggaan karena telah memberikan kepada kalian, bersama rekan-rekan setim saya, momen-momen yang dahulu hanya berani kami impikan. Terima kasih, Tuhan, karena telah menjadikan saya orang Argentina,” tulis Messi.




