Skip to content
Sunday, 11 October 2026
KOLOMBOLA.COM
FOOTBALL
NEWSROOM
Timnas

3 Kandidat Pengganti Lionel Messi sebagai Nomor 10 Argentina

SHARE

KOLOMBOLA.COM – Lionel Messi menutup karier internasionalnya dengan catatan luar biasa. Dari 207 penampilan bersama Argentina, ia mencetak 125 gol serta membawa La Albiceleste meraih dua gelar Copa America dan satu trofi Piala Dunia.

Dalam pernyataan emosionalnya, Messi mengakui keputusan itu tidak mudah. “Itu adalah keputusan yang menyakitkan, dan masih menyakitkan sampai ke dasar hati saya, tetapi saya memahami bahwa ini adalah waktu yang tepat,” ujarnya.

Setelah era Messi berakhir, Argentina mulai menatap generasi baru untuk mengisi peran penting di lini depan maupun sebagai kreator serangan. Sejumlah nama muncul sebagai kandidat penerus, dengan Julian Alvarez menjadi yang paling menonjol.

Julian Alvarez jadi kandidat utama

Julian Alvarez dinilai sebagai sosok paling siap untuk memimpin Argentina di era baru. Penyerang Atletico Madrid itu sudah berpengalaman di level klub dan tim nasional, termasuk saat bermain bersama Messi di lini depan.

Di Piala Dunia terakhir, Alvarez mencetak satu gol saat Argentina mengalahkan Swiss pada babak perempat final. Performanya di level klub juga impresif setelah mencatat 17 gol dan empat assist dalam 30 laga sebagai starter di La Liga pada musim pertamanya bersama Atletico Madrid.

Sebelum bergabung dengan Atletico pada Agustus 2024, Alvarez juga menjadi bagian penting Manchester City. Penyerang berusia 26 tahun itu diperkirakan akan memikul tanggung jawab lebih besar saat Argentina memasuki siklus baru menuju Copa America 2028.

Giuliano Simeone mulai naik kelas

Giuliano Simeone juga disebut punya peluang berkembang menjadi figur penting Argentina. Putra bungsu pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, itu mulai menarik perhatian setelah mencetak gol dalam kemenangan 4-1 atas Brasil pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Simeone kemudian tampil dalam tiga pertandingan penting Argentina di Piala Dunia, termasuk laga semifinal dan final. Kemampuannya bermain di sisi kanan serta memahami pola kombinasi permainan membuatnya cocok untuk sistem baru Argentina.

Performa Simeone bersama Atletico pun terus menunjukkan perkembangan. Ia tampil menentukan saat melawan Villarreal, dengan torehan satu gol dan satu assist untuk membantu Atletico yang bermain dengan 10 pemain meraih hasil imbang 2-2.

Nico Paz sebagai proyek jangka panjang

Nico Paz menjadi kandidat dengan prospek paling menarik untuk jangka panjang. Gelandang serang berusia 21 tahun itu mendapat pengalaman berharga ketika berlatih dan bermain bersama Messi dalam turnamen besar.

Paz sempat menjadi pengganti Messi saat Argentina menghadapi Aljazair pada laga pembuka Piala Dunia. Ia kemudian tampil sebagai starter ketika melawan Yordania dan berperan sebagai pengatur serangan di belakang Alvarez dan Lautaro Martinez.

Musim ini, Paz tampil produktif bersama Como dengan catatan 12 gol dan enam assist. Kesempatan bermain di Liga Champions bersama Como juga diyakini bisa mempercepat perkembangannya sebagai gelandang kreatif.

Argentina tentu tidak akan menemukan pengganti yang benar-benar setara dengan Messi. Namun, kombinasi Alvarez, Simeone, dan Paz bisa menjadi fondasi penting untuk membangun era baru tim nasional Argentina.