Skip to content
Wednesday, 26 August 2026
KOLOMBOLA.COM
FOOTBALL
NEWSROOM
Premier League

Erling Haaland Kini Berambut Cepak, Ada Makna Besar di Balik Perubahannya

SHARE

KOLOMBOLA.COM – Erling Haaland kembali menjadi sorotan, kali ini bukan karena gol atau selebrasi, melainkan karena perubahan gaya rambutnya. Striker Manchester City itu kini tampil dengan rambut cepak dan mengaku keputusan tersebut merupakan bagian dari keinginannya untuk memulai lembaran baru setelah Piala Dunia 2026.

Dalam vlog YouTube terbarunya, Haaland menyebut rambut pirangnya yang selama ini menjadi ciri khas sudah waktunya dilepas. Perubahan itu pun langsung memicu banyak reaksi, termasuk dari Zlatan Ibrahimovic yang sebelumnya pernah meminta Haaland tetap mempertahankan rambut panjangnya.

Menariknya, perubahan penampilan Haaland terjadi setelah ia gagal mencetak gol dalam kemenangan 2-1 Manchester City pada laga pertama musim baru. Situasi itu membuat gaya rambut barunya semakin ramai dibahas publik.

Haaland kemudian menghubungi beberapa sosok terkenal melalui FaceTime untuk melihat respons mereka. Noel Gallagher, Pep Guardiola, dan Ibrahimovic termasuk di antara orang-orang yang menerima panggilan tersebut.

Ibrahimovic menjadi salah satu yang paling heboh saat melihat penampilan baru Haaland. Dalam candaan yang dilontarkan, mantan penyerang timnas Swedia itu bertanya, “Apa yang kau lakukan? Blokir aku dan hapus nomorku!”

Perubahan gaya rambut atlet memang kerap menarik perhatian lebih besar daripada sekadar urusan penampilan. Sejumlah nama besar seperti Dennis Rodman, David Beckham, Allen Iverson, Shaun White, dan Megan Rapinoe pernah menjadikan perubahan rambut sebagai bagian dari identitas mereka di dunia olahraga.

Psikolog olahraga Zeynep Atha dari Sheffield Hallam University menjelaskan bahwa ritual pribadi dan takhayul dapat memberi kenyamanan psikologis serta meningkatkan kepercayaan diri atlet. Rutinitas yang konsisten juga membantu mereka menghadapi hal-hal yang tidak bisa dikendalikan.

Meski begitu, tidak ada bukti bahwa potongan rambut secara langsung memengaruhi performa di lapangan. Namun, penggemar sering kali mengaitkan perubahan penampilan dengan hasil pertandingan, terutama ketika seorang pemain tampil kurang maksimal setelah mengubah gaya rambutnya.

Bagi Haaland, rambut cepak bisa saja menjadi simbol awal baru. Jika perubahan itu membuatnya merasa lebih percaya diri, bukan tidak mungkin hal tersebut ikut berdampak positif pada performanya musim ini.

Meski belum mencetak gol pada laga pertamanya dengan gaya baru, satu pertandingan tentu belum cukup untuk menilai apakah rambut panjang selama ini menjadi sumber ketajamannya. Yang jelas, Haaland kini membawa identitas baru yang mungkin akan ikut mewarnai musim Manchester City.

Jika ia kembali tampil tajam, rambut cepak itu bisa saja menjadi bagian dari babak baru dalam perjalanan sang penyerang Norwegia.