Skip to content
Wednesday, 26 August 2026
KOLOMBOLA.COM
FOOTBALL
NEWSROOM
Analisis

Manchester United Punya Tiga Opsi dalam Perburuan Bek Kiri

SHARE

KOLOMBOLA.COM – Manchester United masih mencari bek kiri baru untuk menambah kedalaman skuad dan meringankan beban Luke Shaw yang kini berusia 31 tahun serta memiliki riwayat cedera.

Lewis Hall dari Newcastle sudah tidak masuk dalam perhitungan, sehingga Setan Merah kini perlu mempertimbangkan tiga opsi lain. Menurut laporan Sky Sports News, salah satu kemungkinan yang paling realistis adalah menunda perekrutan hingga musim panas tahun depan.

Langkah itu disebut sejalan dengan pendekatan transfer Manchester United yang kini lebih terarah. Dalam beberapa jendela sebelumnya, mereka lebih banyak mengalokasikan belanja untuk lini depan, sementara musim ini fokus penguatan justru mengarah ke lini tengah.

Namun, menunda perekrutan juga menyimpan risiko. Shaw diprediksi akan menghadapi jadwal padat, sementara Diogo Dalot dan Noussair Mazraoui memang bisa menjadi solusi sementara, meski keduanya bukan bek kiri alami yang ideal untuk jangka panjang.

Nama pertama yang masuk radar adalah Jorge Salinas. The Athletic melaporkan bek muda berusia 19 tahun itu menarik perhatian Manchester United setelah tampil menonjol bersama Racing Santander dan membantu klub tersebut promosi ke kasta tertinggi Liga Spanyol.

Salinas mencatatkan tujuh assist pada musim lalu, jumlah terbanyak di antara seluruh bek di divisi kedua Spanyol. Catatan itu menunjukkan kemampuannya membantu serangan dari sisi kiri.

Atletico Madrid juga disebut memantau sang pemain, yang memiliki klausul pelepasan senilai 16 juta euro atau sekitar Rp331 miliar. Meski demikian, pengalaman Salinas di level tertinggi masih terbatas karena baru mencatatkan dua penampilan musim ini.

Opsi lain yang dinilai paling siap adalah Alejandro Balde. Bek kiri Barcelona berusia 22 tahun itu sudah punya pengalaman tampil di level tertinggi dan dinilai cocok dengan tuntutan fisik Premier League berkat kecepatan serta kualitas atletiknya.

Hambatan terbesar ada pada skema transfer. Barcelona dikabarkan mematok harga 47,7 juta dolar AS atau sekitar Rp845 miliar, sementara Manchester United hanya tertarik mendatangkannya dengan status pinjaman.

Skema pinjaman bisa membantu United menjaga anggaran dan membuka peluang untuk kembali memburu target lain pada musim panas 2027. Dengan situasi tersebut, keputusan Manchester United kini bergantung pada apakah mereka memilih solusi cepat, investasi jangka panjang, atau menunggu waktu yang lebih tepat.

Sumber: Sports Illustrated