KOLOMBOLA.COM – Kedatangan Carlos Baleba ke Manchester United diperkirakan membawa dampak besar bagi komposisi lini tengah klub. Setan Merah memang masih membutuhkan gelandang dengan kemampuan bertahan, mobilitas, dan kekuatan duel, sehingga transfer ini dinilai penting untuk menyeimbangkan tim.
Masuknya Baleba juga mengubah persaingan internal di skuad Manchester United. Sejumlah pemain berpeluang mendapat manfaat, sementara yang lain harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan tempat utama.
Menariknya, Brighton sebelumnya sempat mematok harga sekitar 100 juta poundsterling atau setara Rp2,42 triliun ketika Manchester United menunjukkan minat pada musim lalu. Penurunan harga membuat kesabaran klub akhirnya berbuah keuntungan dalam negosiasi transfer.
Youri Tielemans berpotensi diuntungkan
Youri Tielemans menjadi salah satu pemain yang paling mungkin diuntungkan dengan hadirnya Baleba. Gelandang timnas Belgia itu dikenal punya kemampuan teknis dan pengalaman di Premier League untuk mengatur serangan, tetapi bukan tipe gelandang dengan daya jelajah tinggi saat bertahan.
Baleba dapat menutup kekurangan tersebut lewat kemampuan memenangkan duel, mengejar lawan, dan menjaga area yang luas. Dengan perlindungan lebih baik di belakang, Tielemans bisa lebih fokus pada peran kreatif dan membantu mengurangi beban Bruno Fernandes.
Kobbie Mainoo masih punya peluang
Kedatangan Baleba memang membuat persaingan di lini tengah semakin ketat, termasuk bagi Kobbie Mainoo. Namun, Manchester United masih menaruh kepercayaan besar pada gelandang muda akademi mereka itu dan membutuhkan banyak opsi karena jadwal pertandingan yang padat.
Baleba bahkan bisa menjadi pasangan yang cocok untuk Mainoo dalam situasi tertentu. Kemampuan pemain asal Kamerun itu dalam menjaga area tanpa bola dapat menutupi kelemahan defensif Mainoo, sehingga sang gelandang bisa lebih bebas saat United menguasai bola.
Andrey Santos berada dalam tekanan
Andrey Santos menjadi salah satu pemain yang paling terancam kehilangan menit bermain setelah Baleba datang. Keduanya punya karakter mirip karena sama-sama agresif dalam duel dan nyaman bergerak menutup ruang.
Santos memang punya distribusi bola yang lebih konsisten, sementara Baleba menawarkan kecepatan dan fisik yang lebih menonjol. Duet keduanya tetap mungkin digunakan dalam laga tertentu, tetapi persaingan untuk posisi utama kini jauh lebih ketat.
Michael Carrick mendapat banyak opsi
Michael Carrick menjadi salah satu pihak yang paling diuntungkan karena kini memiliki lima opsi untuk dua posisi gelandang tengah. Baleba, Santos, Tielemans, Mainoo, dan Tyler Fletcher memberi variasi karakter yang bisa disesuaikan dengan lawan dan kebutuhan pertandingan.
Situasi ini juga menuntut Carrick untuk menemukan kombinasi terbaik. Manchester United tidak hanya membutuhkan lini tengah yang kuat dalam transisi, tetapi juga harus mampu mengontrol permainan lewat penguasaan bola dan tekanan yang terorganisasi.
Chelsea kehilangan peluang
Chelsea juga termasuk pihak yang dirugikan karena Brighton memilih menjual Baleba ke klub Premier League lain. Hubungan kedua klub pada era BlueCo sebelumnya sempat menghasilkan banyak perpindahan pemain dan staf dari Brighton ke Stamford Bridge.
Jika Chelsea membutuhkan gelandang baru karena Enzo Fernandez pergi, Baleba sebenarnya bisa menjadi kandidat menarik. Namun, peluang itu kini tertutup setelah Manchester United memenangkan persaingan transfer.
Sumber: Sports Illustrated




