Skip to content
Wednesday, 26 August 2026
KOLOMBOLA.COM
FOOTBALL
NEWSROOM
Dunia

Bola Gol ‘Tangan Tuhan’ Diego Maradona Laku Rp60,35 Miliar di Lelang

SHARE

KOLOMBOLA.COM – Bola Adidas Azteca yang digunakan Diego Maradona saat mencetak gol ‘Tangan Tuhan’ ke gawang Inggris pada perempat final Piala Dunia 1986 terjual dalam lelang dengan harga fantastis.

Bola bersejarah itu dilepas melalui Heritage Auctions di Amerika Serikat pada Sabtu dan laku seharga £2,5 juta atau sekitar Rp60,35 miliar. Nilai tersebut masih jauh di bawah estimasi awal yang mendekati £7,3 juta atau sekitar Rp176,22 miliar.

Gol kontroversial itu tercipta ketika Argentina menghadapi Inggris. Maradona memanfaatkan tangannya untuk mengarahkan bola melewati kiper Peter Shilton sebelum Argentina menang 2-1.

Usai pertandingan, Maradona melahirkan pernyataan yang kemudian menjadi legenda saat menyebut gol itu dicetak “sedikit dengan kepala Maradona dan sedikit dengan tangan Tuhan”.

Beberapa menit setelahnya, Maradona kembali mencetak gol yang jauh lebih indah secara teknis. Ia menggiring bola melewati lima pemain Inggris sebelum menaklukkan Shilton, aksi yang kemudian dikenal sebagai ‘gol abad ini’.

Juru lelang spesialis Heritage, Mike Provenzale, sebelumnya menyebut bola tersebut sebagai benda yang sangat unik. “Ini benar-benar barang yang unik dan satu-satunya. Bisa dibilang ini adalah benda sepak bola paling bersejarah yang ada,” ujarnya kepada Reuters sebelum lelang berlangsung.

Bola itu sendiri disimpan selama lebih dari tiga dekade oleh Ali Bin Nasser, wasit asal Tunisia yang memimpin laga Argentina kontra Inggris tersebut. Setelah pertandingan, ia mengambil bola Adidas Azteca itu dan menyimpannya hingga bertahun-tahun.

Pada 2023, Bin Nasser menandatangani surat yang mengonfirmasi bahwa bola itu merupakan satu-satunya bola yang digunakan dalam pertandingan tersebut. Keaslian benda bersejarah itu juga telah melalui proses autentikasi independen.

Bin Nasser sebelumnya pernah menjual bola tersebut pada 2022 dengan harga £1,74 juta atau sekitar Rp42,00 miliar. Namun, pada lelang berikutnya di 2023, transaksi gagal karena tidak ada tawaran yang mencapai harga minimum yang ditetapkan.