Mauricio Souza Tanggapi Persija yang Gagal Menang atas PSIM Meski Dapat Dua Penalti
KOLOMBOLA.COM – Persija Jakarta gagal memaksimalkan peluang saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi. Macan Kemayoran sebenarnya sempat mendapat dua hadiah penalti, tetapi hanya satu yang berhasil menjadi gol.
Persija merespons jalannya pertandingan dan mampu menguasai permainan. Tekanan mereka berbuah gol penyeimbang melalui penalti Allano Lima pada menit ke-19.
Kesempatan emas kembali datang menjelang turun minum. Namun, eksekusi penalti Maxwell Souza pada menit ke-41 gagal berbuah gol setelah ditepis kiper PSIM, Cahya Supriadi.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menilai timnya tampil dominan sepanjang laga. Ia menyebut lawan hanya memiliki sedikit peluang, tetapi mampu memaksimalkannya menjadi gol.
“Saya lihat pertandingan tadi, lawan hanya punya tiga peluang ke gawang kita, dan dia bisa cetak satu gol,” ujar Souza kepada wartawan.
Souza menegaskan Persija seharusnya bisa meraih kemenangan karena memiliki banyak peluang. Namun, menurutnya, penyelesaian akhir menjadi masalah utama di laga tersebut.
“Sementara kita punya 25 kesempatan untuk mencetak gol, lalu kita ada satu penalti yang gagal,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa hasil pertandingan adalah tanggung jawab bersama di tim. Menurut Souza, kemenangan maupun kekalahan tidak bisa dibebankan kepada satu pemain saja.
“Dan saya selalu bicara bahwa kalau kalah adalah kekalahan semua, dan kalau menang adalah kemenangan semua,” tegas Souza.
“Tapi saya analisis kerja saya apa yang sudah dilakukan pemain di lapangan, kita 80 persen menguasai bola dan shooting 25 kali,” lanjutnya.
Hasil ini membuat Persija tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara dengan 59 poin dari 29 laga. Mereka tertinggal enam angka dari Persib Bandung di puncak klasemen yang baru memainkan 28 pertandingan.
“Dan harusnya di pertandingan menang kita, tapi kita tidak dapat sukses dalam kesempatan mencetak gol tadi,” imbuh Souza.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
