Jika Barcelona Juara La Liga, Real Madrid Dikabarkan Tak Akan Beri Guard of Honour di Camp Nou
KOLOMBOLA.COM – Real Madrid dikabarkan tidak memiliki rencana memberikan guard of honour kepada Barcelona jika rival abadinya itu memastikan gelar La Liga lebih cepat. Sikap tersebut disebut tetap berlaku meski laga El Clasico berikutnya akan digelar di markas Barcelona, Spotify Camp Nou.
Laporan dari jurnalis Marcos Llorente di El Chiringuito TV menyebutkan, Madrid menilai tidak ada kewajiban untuk menjalankan tradisi pasillo dalam situasi saat ini. Keputusan itu diambil di tengah hubungan kedua klub yang kembali memanas.
Salah satu pemicu utama ketegangan adalah kasus Negreira yang terus menjadi sorotan. Madrid menjadi salah satu klub yang paling vokal mendorong penyelidikan lebih lanjut atas dugaan suap kepada wasit, dan mereka juga mendesak agar ada sanksi berat bila tuduhan tersebut terbukti di pengadilan.
Perselisihan itu disebut telah merenggangkan hubungan antara dua raksasa sepak bola Spanyol tersebut. Karena itu, tradisi penghormatan kepada juara liga kini terancam tidak dilakukan demi menjaga sikap klub masing-masing.
Dari sisi persaingan di klasemen, Barcelona berpeluang mengunci gelar sebelum duel kontra Madrid pada 10 Mei mendatang. Syaratnya, mereka harus unggul setidaknya 13 poin sebelum laga tersebut dimainkan. Jika skenario itu terjadi, secara tradisi Madrid seharusnya menyambut Barcelona sebagai juara saat kedua tim bertemu.
Di kubu Madrid sendiri, situasi tim juga tengah tidak ideal setelah gagal di Liga Champions dan tersingkir dari Copa del Rey. Hasil-hasil tersebut membuat ruang ganti Los Blancos berada dalam tekanan, sementara peluang meraih gelar musim ini semakin menipis.
Penolakan memberikan guard of honour disebut menjadi gambaran terbaru memburuknya relasi kedua klub. Publik kini menantikan bagaimana atmosfer El Clasico berikutnya, yang diperkirakan akan semakin sarat gengsi dan tensi tinggi.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
