Persija Berpisah dengan Allano Lima
KOLOMBOLA.COM – Persija Jakarta resmi berpisah dengan Allano Lima. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh pemain asal Brasil itu melalui akun Instagram pribadinya pada Senin (1/6/2026).
Pengumuman tersebut langsung menyita perhatian Jakmania, yang selama ini menilai Allano sebagai salah satu pemain paling konsisten di skuad Macan Kemayoran. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi Persija, mengingat kontribusinya yang cukup signifikan sepanjang musim.
Allano, yang kini berusia 31 tahun, tampil produktif di lini serang. Selain mampu mencetak gol, ia juga berperan dalam membangun serangan tim. Kombinasi ketajaman dan kreativitas membuatnya menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam permainan Persija pada musim lalu.
Sepanjang musim 2025/2026, Allano mencatatkan sembilan gol dan menjadi pencetak gol terbanyak ketiga Persija di kompetisi. Catatan itu hanya kalah dari Maxwell Souza yang mengoleksi 16 gol dan Gustavo Almeida dengan 11 gol.
Tak hanya tajam, Allano juga menjadi pemain dengan jumlah assist terbanyak di dalam skuad Persija. Ia membukukan sembilan assist untuk rekan-rekannya sepanjang musim lalu.
Statistik tersebut menunjukkan bahwa peran Allano tidak hanya sebagai penyelesai akhir, tetapi juga sebagai kreator serangan yang mampu membuka ruang dan menciptakan peluang bagi lini depan Persija.
Dalam pesan perpisahannya, Allano menyampaikan ucapan emosional kepada Persija dan para pendukung setia klub. Ia mengaku bangga pernah menjadi bagian dari salah satu klub terbesar di Indonesia.
“Untuk keluarga besar Persija Jakarta yang saya cintai, untuk Jakmania yang saya sayangi, hari ini saya harus menulis salah satu kata perpisahan tersulit dalam karier saya. Mengenakan jersey Persija Jakarta adalah sebuah kehormatan dan keistimewaan yang akan selalu saya bawa di dalam hati selamanya,” tulis Allano di Instagram miliknya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Jakmania yang selalu memberikan dukungan sejak hari pertamanya datang ke Jakarta. Allano mengaku sedih harus meninggalkan klub, meski keinginannya adalah tetap bertahan.
“Saya pergi dengan rasa sedih karena tidak bisa melanjutkan perjalanan ini. Meskipun keinginan terbesar saya adalah bertahan dan terus berjuang bersama kalian, sayangnya, keputusan akhir tidak berada di tangan saya,” ujarnya.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
