Tidak Masuk Skuad Belanda ke Piala Dunia 2026, Ian Maatsen dan Pascal Struijk Bisa Dipertimbangkan Timnas Indonesia?

28 May 2026 • 14:32 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Nama Ian Maatsen kembali menjadi sorotan setelah Ronald Koeman hanya memasukkannya ke dalam daftar siaga Belanda jelang Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Bek Aston Villa itu disiapkan sebagai opsi cadangan jika Jurrien Timber belum pulih sepenuhnya dari cedera.

Di atas kertas, Maatsen memang memiliki garis keturunan Indonesia. Sejumlah laporan menyebut pemain berusia 24 tahun tersebut memiliki darah Jawa dari keluarganya.

Namun, peluang Indonesia untuk merekrut Maatsen kini tampaknya sangat kecil. Pasalnya, bek kiri Aston Villa itu sudah tercatat menjalani debut bersama tim senior Belanda pada Maret 2025 saat menghadapi Spanyol di ajang UEFA Nations League.

Catatan tersebut membuat proses perpindahan federasi menjadi jauh lebih rumit, terutama karena laga yang dijalani Maatsen masuk kategori resmi FIFA. Kondisi ini hampir menutup kemungkinan dirinya membela Timnas Indonesia.

Sebelumnya, Maatsen memang beberapa kali belum mampu menembus skuad utama Belanda. Pada Euro 2024, ia sempat dicoret sebelum akhirnya dipanggil darurat untuk menggantikan Frenkie de Jong yang cedera.

Persaingan di sektor kiri pertahanan Belanda juga semakin ketat. Oranje masih memiliki sejumlah pemain seperti Nathan Ake, Micky van de Ven, Jorrel Hato, hingga Jurrien Timber yang bisa dimainkan di area tersebut.

Untuk Piala Dunia 2026, Koeman pun hanya menempatkan Maatsen sebagai opsi cadangan apabila Timber belum sepenuhnya fit.

Situasi berbeda dialami Pascal Struijk. Bek Leeds United itu pernah masuk skuad provisional Belanda, termasuk menjelang Piala Dunia 2022, tetapi hingga kini belum benar-benar menjadi langganan tim senior Oranje.

Struijk masih memiliki ambisi untuk menembus timnas Belanda menuju Piala Dunia 2026. Dalam laporan awal tahun ini, pemain berusia 26 tahun itu disebut berharap penampilannya di level klub bisa membuka jalan ke skuad utama.

Status internasional Struijk masih lebih terbuka dibanding Maatsen. Selain belum menjadi pemain reguler tim senior Belanda, ia juga disebut memiliki garis keturunan Indonesia. Meski demikian, detail resminya belum pernah diungkap lengkap ke publik.

Selama belum tampil reguler untuk tim senior Belanda, peluang Struijk secara teori masih lebih memungkinkan. Namun, semua tetap bergantung pada regulasi FIFA, status kewarganegaraan, serta keputusan pribadi sang pemain.

Dalam beberapa tahun terakhir, Timnas Indonesia memang aktif memburu pemain diaspora untuk memperkuat skuad. PSSI mencari sejumlah pemain keturunan Belanda demi meningkatkan kualitas tim menuju target jangka panjang tampil di Piala Dunia.

Kondisi itu membuat publik Indonesia kerap mengaitkan nama-nama pemain keturunan dengan peluang naturalisasi. Meski begitu, kasus Ian Maatsen dan Pascal Struijk berbeda. Maatsen kini sudah semakin dekat dengan tim utama Belanda dan tampak sulit dilepas, sementara Struijk masih berada di persimpangan karena belum menembus level elite internasional Oranje.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya