Cedera Neymar Diklaim Lebih Parah dari Perkiraan, Berpotensi Absen di Laga Pemanasan Brasil Jelang Piala Dunia 2026

22 May 2026 • 14:23 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Neymar dilaporkan mengalami cedera pada betis kanan yang membuatnya harus menepi saat Santos menghadapi San Lorenzo di ajang Copa Sudamericana. Kondisi itu memunculkan kekhawatiran di kubu timnas Brasil yang tengah mempersiapkan diri menuju Piala Dunia 2026.

Pemain berusia 34 tahun tersebut sebelumnya diharapkan menjadi salah satu pusat permainan Brasil di bawah asuhan Carlo Ancelotti. Namun, kondisi fisiknya kini justru menjadi perhatian utama menjelang rangkaian laga pemanasan Selecao.

Hasil pemeriksaan medis menemukan adanya edema berukuran dua milimeter pada betis kanan Neymar. Cedera itu semula disebut ringan oleh pihak Santos, tetapi laporan terbaru menyebut situasinya lebih serius dari dugaan awal.

Akibat cedera tersebut, Neymar dipastikan absen saat Santos melawan San Lorenzo. Ia juga diperkirakan tidak akan tampil dalam laga liga kontra Gremio dalam waktu dekat.

Di sisi lain, terdapat perbedaan pandangan antara Santos dan internal timnas Brasil mengenai tingkat keparahan cedera sang pemain. Santos masih menilai Neymar bisa segera pulih, namun laporan ESPN menyebut waktu pemulihannya kemungkinan lebih panjang karena cederanya dianggap lebih parah dari perkiraan.

Kondisi itu membuat peluang Neymar tampil dalam laga pemanasan Brasil semakin kecil. Selecao dijadwalkan menghadapi Panama pada 31 Mei dan Mesir pada 5 Juni.

Meski begitu, staf pelatih Brasil memilih berhati-hati. Fokus utama mereka bukan memaksakan Neymar tampil, melainkan memastikan kondisinya benar-benar fit saat turnamen dimulai.

Brasil baru akan melakukan pemeriksaan menyeluruh ketika skuad berkumpul di Granja Comary pada 27 Mei. Dari evaluasi medis itu, tim dokter akan menentukan apakah Neymar cukup siap untuk masuk dalam rencana pertandingan awal.

ESPN bahkan menyebut peluang Neymar dimainkan dalam dua laga persahabatan tersebut sebagai sesuatu yang “tidak mungkin”. Situasi ini membuat publik Brasil mulai cemas melihat kondisi salah satu pemain andalan mereka jelang laga pembuka kontra Maroko pada 13 Juni.

Carlo Ancelotti juga disebut sudah berbicara langsung dengan Neymar sebelum pemanggilan resmi tim nasional. Pelatih asal Italia itu ingin memastikan seluruh pemain memahami aturan yang berlaku di dalam skuad.

Ancelotti dikabarkan menerapkan prinsip kesetaraan bagi semua pemain Brasil, sehingga Neymar tidak akan mendapat perlakuan khusus meski berstatus sebagai bintang utama tim. Tim medis dan staf pelatih pun masih menunggu hasil evaluasi lengkap pada 27 Mei sebelum mengambil keputusan final.

Untuk sementara, Brasil masih harus menanti kepastian kondisi Neymar sambil mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia 2026, ajang yang mereka bidik untuk meraih gelar juara dunia keenam.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya