Eks Pelatih Portugal Akui Pernah Bersitegang dengan Cristiano Ronaldo
KOLOMBOLA.COM – Mantan pelatih Portugal, Bento, mengakui pernah bersitegang dengan Cristiano Ronaldo saat keduanya bekerja sama di tim nasional. Ia menyebut perbedaan itu muncul karena dirinya tidak mau mengorbankan prinsip sebagai pelatih.
Dalam wawancara di program Hora Bolas di Antena 1, Bento menegaskan bahwa seorang pelatih harus tetap memegang kendali penuh atas keputusan tim. Menurut dia, otoritas pelatih tidak boleh diganggu dalam situasi apa pun.
“Jika Anda bertanya apakah hubungan itu sama seperti di awal, jawabannya tidak,” ujar Bento. “Jika untuk mempertahankan sebuah hubungan saya harus mengorbankan prinsip, maka tidak. Ini bukan soal keras kepala, tetapi soal keyakinan. Pelatih dibayar untuk membuat keputusan.”
Ia menambahkan bahwa pemain memang boleh mempertanyakan keputusan pelatih, tetapi tetap harus ada batas yang jelas dalam struktur tim. Bento menilai hierarki di ruang ganti merupakan hal penting agar kepemimpinan berjalan dengan tegas.
“Jika kami membiarkan orang lain membuat keputusan untuk kami, maka kami tidak jujur kepada mereka yang membayar kami. Kami dibayar untuk membuat keputusan, bukan membiarkan orang lain melakukannya,” kata Bento.
Mantan pelatih Portugal itu juga mengingat pengalamannya sebagai pemain. Ia mengaku tidak pernah mempertanyakan keputusan pelatih ketika tidak dimainkan.
“Sebagai pemain, saya tidak pernah bertanya kepada pelatih mana pun mengapa saya tidak bermain,” lanjutnya. “Tetapi itu tidak menghentikan pemain untuk bertanya kepada saya dan saya mencoba menjelaskannya. Ada hal-hal yang memiliki batasan, dan para pemimpin tidak boleh takut memiliki hierarki yang jelas.”
Sementara itu, Cristiano Ronaldo masih melanjutkan kariernya bersama Al Nassr. Klub Arab Saudi tersebut kini memimpin klasemen Saudi Pro League dengan keunggulan lima poin atas Al Hilal, saat kompetisi menyisakan dua pertandingan.
Usai musim berakhir, Ronaldo akan kembali bergabung dengan timnas Portugal untuk menghadapi Piala Dunia 2026. Portugal tergabung di Grup K bersama DR Congo, Uzbekistan, dan Kolombia.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
