El Clasico Penentu Gelar: Barcelona Tinggal Selangkah Lagi Juara La Liga

09 May 2026 • 02:34 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Barcelona hanya membutuhkan satu poin saat menjamu Real Madrid pada El Clasico untuk memastikan gelar La Liga tetap berada di Catalunya. Sementara itu, Madrid datang dengan situasi yang jauh lebih berat karena peluang mereka dalam perburuan titel nyaris tertutup.

Atmosfer pertandingan dipastikan memanas. Barcelona bertekad merayakan gelar di hadapan rival abadinya, sedangkan Real Madrid ingin menunda pesta tersebut sekaligus menjaga asa tipis mereka tetap hidup.

Barcelona tinggal selangkah dari gelar La Liga

Barcelona berada dalam posisi sangat nyaman jelang El Clasico ke-262. Dengan keunggulan 11 poin dan hanya empat laga tersisa, Blaugrana praktis sudah menggenggam trofi La Liga.

Bagi tim asuhan Hansi Flick, skenarionya sederhana: jangan kalah dari Real Madrid. Hasil imbang saja sudah cukup untuk mengunci gelar secara matematis.

Jika berhasil mempertahankan trofi, Flick akan masuk daftar pelatih Barcelona yang mampu menjuarai La Liga secara beruntun dalam dua musim pertamanya. Barcelona juga berpeluang menjadi tim pertama yang sukses mempertahankan gelar sejak era Ernesto Valverde pada 2018 dan 2019.

Menariknya, dalam sejarah panjang El Clasico, duel ini hampir tidak pernah langsung menentukan juara liga. Satu-satunya kasus serupa terjadi pada 1932, ketika hasil imbang 2-2 membuat Madrid keluar sebagai juara.

Peluang Real Madrid dinilai sangat kecil

Di atas kertas, peluang Real Madrid membalikkan keadaan sangat kecil. Statistik Opta menempatkan Barcelona sebagai favorit juara dengan probabilitas 99,87 persen, sedangkan Madrid hanya 0,13 persen.

Bahkan jika Madrid menang di Camp Nou dan menyapu bersih tiga laga tersisa, mereka tetap membutuhkan Barcelona terpeleset di sejumlah pertandingan. Skenario itu dinilai hampir mustahil.

Meski begitu, Madrid tetap punya alasan untuk percaya diri. Mereka beberapa kali mampu tampil besar di laga-laga penting musim ini, terutama saat menghadapi lawan kuat.

Vinicius Junior sedang dalam performa bagus setelah mencetak dua gol ke gawang Espanyol pekan lalu. Di sisi lain, Thibaut Courtois juga sudah kembali berlatih dan berpeluang tampil.

Adapun kondisi Kylian Mbappe masih menjadi tanda tanya. Penyerang asal Prancis itu tengah memulihkan cedera hamstring dan belum bermain sejak akhir April, meski Madrid masih membuka peluang untuk membawanya ke Camp Nou.

Rekam jejak duel musim ini

Madrid sempat menghentikan tren buruk melawan Barcelona ketika menang 2-1 di Santiago Bernabeu pada pertemuan pertama La Liga musim ini. Saat itu, gol Mbappe dan Jude Bellingham membawa Los Blancos unggul lima poin di puncak klasemen.

Namun, inkonsistensi performa membuat Barcelona perlahan mengejar dan akhirnya mengambil alih kendali persaingan.

Pertemuan berikutnya di final Piala Super Spanyol menjadi titik balik penting. Barcelona menang dramatis 3-2 atas Madrid di Arab Saudi.

Laga tersebut berlangsung sengit, terutama menjelang akhir babak pertama. Raphinha sempat membawa Barcelona unggul, sebelum Vinicius Junior dan Gonzalo Garcia membalikkan keadaan. Robert Lewandowski kemudian menyamakan skor, lalu gol kedua Raphinha memastikan kemenangan Blaugrana.

Kekalahan itu turut berdampak besar bagi Madrid. Xabi Alonso kemudian kehilangan pekerjaannya dan posisinya digantikan oleh Alvaro Arbeloa.

Kedua tim dihantam masalah cedera

Barcelona dipastikan kehilangan Lamine Yamal yang mengalami cedera hamstring dan tidak akan bermain lagi musim ini. Absennya winger muda tersebut menjadi pukulan besar karena perannya sangat vital di lini serang.

Selain Yamal, kondisi Raphinha juga belum sepenuhnya ideal. Winger asal Brasil itu baru kembali masuk skuad pekan lalu setelah absen sejak Maret karena cedera hamstring.

Situasi ini membuat Hansi Flick harus mencari alternatif di sektor sayap. Marcus Rashford, Fermin Lopez, dan Roony Bardghji menjadi opsi untuk mendampingi Robert Lewandowski atau Ferran Torres di lini depan.

Di kubu Madrid, masalah cedera tak kalah rumit. Federico Valverde dipastikan absen setelah mengalami gegar otak usai perselisihan saat latihan. Aurelien Tchouameni juga masih diragukan tampil.

El Clasico kali ini bukan sekadar pertarungan gengsi, tetapi juga bisa menjadi momen penentu gelar La Liga. Barcelona memiliki peluang besar untuk mengunci trofi, sementara Real Madrid harus tampil sempurna jika ingin menjaga asa tetap hidup.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya