4 Bintang Real Madrid yang Terancam Absen di Piala Dunia 2026
KOLOMBOLA.COM – Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi panggung penting bagi para pemain elite dunia. Namun, tidak semua bintang Real Madrid punya kepastian tampil di turnamen tersebut bersama tim nasional masing-masing.
Performa yang belum stabil, cedera, serta persaingan ketat di level internasional membuat sejumlah pemain Madrid berada dalam situasi sulit. Ada empat nama yang disebut berpotensi gagal menembus skuad Piala Dunia 2026.
Dani Carvajal mulai kehilangan tempat di Spanyol
Dani Carvajal menjalani musim yang jauh dari harapan bersama Real Madrid. Bek kanan berusia 34 tahun itu kesulitan menemukan performa terbaik dan lebih sering menjadi pelapis.
Masalahnya bertambah setelah Carvajal mengalami cedera kaki saat latihan. Kondisi itu membuat menit bermainnya semakin terbatas pada sisa musim.
Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, juga mulai memberi sinyal perubahan di sektor bek kanan. Pada jeda internasional Maret lalu, Carvajal tidak masuk daftar pemain yang dipanggil.
De la Fuente saat itu memilih Marcos Llorente dan Pedro Porro. Dengan usia yang tak lagi muda dan kondisi fisik yang belum ideal, peluang Carvajal ke Piala Dunia 2026 kini mulai dipertanyakan.
Trent Alexander-Arnold belum meyakinkan Thomas Tuchel
Trent Alexander-Arnold sebenarnya mulai menunjukkan kontribusi positif bersama Real Madrid. Kemampuan distribusi bola dan kreativitasnya perlahan memberi warna baru bagi permainan Los Blancos.
Meski begitu, masalah utama Alexander-Arnold masih sama, yakni konsistensi bertahan. Aspek itu disebut menjadi alasan Thomas Tuchel belum sepenuhnya mempercayainya di Timnas Inggris.
Nama Alexander-Arnold bahkan tidak masuk dalam skuad 35 pemain Inggris untuk laga internasional Maret melawan Uruguay dan Jepang. Situasi tersebut menjadi sinyal bahwa posisinya belum aman menuju Piala Dunia.
Tuchel sempat memantau langsung penampilan Real Madrid saat kalah 3-4 dari Bayern Munchen di Liga Champions. Namun hingga kini, belum ada jaminan Alexander-Arnold akan kembali masuk rencana utama sang pelatih.
Eduardo Camavinga tersisih di Madrid dan Prancis
Eduardo Camavinga juga melewati musim yang berat di Real Madrid. Gelandang asal Prancis itu gagal mengunci posisi inti, baik di bawah arahan Xabi Alonso maupun Arbeloa.
Persaingan di lini tengah Madrid semakin ketat setelah munculnya nama-nama muda, termasuk Thiago Pitarch. Camavinga pun mulai kalah bersaing dalam urutan prioritas pemain.
Situasi ini berdampak langsung pada peluangnya di Timnas Prancis. Didier Deschamps kini memiliki banyak opsi di lini tengah dengan performa yang dinilai lebih stabil.
Camavinga disebut berada di belakang nama-nama seperti N’Golo Kante, Manu Kone, Adrien Rabiot, Aurelien Tchouameni, hingga Warren Zaire-Emery. Meski sempat dipanggil pada jeda internasional Maret, pemain 23 tahun itu tidak mendapatkan menit bermain.
Franco Mastantuono kehilangan momentum bersama Argentina
Franco Mastantuono datang ke Real Madrid dengan status wonderkid Argentina. Ia bahkan sempat mencatat sejarah sebagai debutan termuda Timnas Argentina saat tampil pada usia 17 tahun 296 hari.
Awal kariernya di Madrid sempat menjanjikan, terutama ketika masih berada di bawah arahan Xabi Alonso. Namun, situasi berubah setelah pergantian pelatih.
Mastantuono kini lebih sering menjadi pemain pengganti dan kontribusinya belum maksimal, dengan catatan satu gol sepanjang musim. Kondisi itu membuat peluangnya tampil di Piala Dunia 2026 mulai menipis.
Meski sempat bermain 45 menit saat Argentina menghadapi Mauritania, persaingan di lini depan Albiceleste membuat kesempatan Mastantuono semakin sulit.
Dengan kondisi tersebut, empat pemain Real Madrid itu masih harus berjuang keras agar tidak kehilangan tempat di skuad negaranya menuju Piala Dunia 2026.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
