Cristiano Ronaldo Sempat Muntah Usai Al Nassr Menang Tipis atas Al Ettifaq
KOLOMBOLA.COM – Cristiano Ronaldo mengalami kondisi kurang menyenangkan usai membela Al Nassr dalam laga lanjutan Saudi Pro League melawan Al Ettifaq, Kamis dini hari WIB. Meski timnya menang tipis, sang kapten disebut mengalami gangguan perut hingga muntah setelah ditarik keluar pada menit-menit akhir pertandingan.
Pelatih Al Nassr, Jorge Jesus, mengungkapkan Ronaldo sebenarnya tidak berada dalam kondisi fisik terbaik sebelum laga dimulai. Ia bahkan sempat hampir tidak dimainkan.
“Ia sebenarnya hampir tidak dimainkan karena kondisi fisiknya kurang baik. Dia mengalami sakit perut dan kelelahan. Setelah saya tarik keluar, dia langsung menuju ruang ganti dan muntah,” ujar Jesus usai pertandingan.
Meski demikian, Ronaldo tetap menunjukkan profesionalisme. Ia tetap fokus membantu tim meraih hasil maksimal, meski tidak mencetak gol dalam pertandingan tersebut. Sepanjang laga, penyerang asal Portugal itu masih mencatatkan tujuh percobaan tembakan.
Tak lama setelah pertandingan berakhir, Ronaldo menyampaikan pesan singkat melalui media sosial. “+3. Energi luar biasa dari para suporter,” tulisnya.
Kemenangan ini membuat Al Nassr semakin kokoh di puncak klasemen Saudi Pro League. Mereka kini unggul delapan poin atas Al Hilal di posisi kedua dengan lima pertandingan tersisa. Al Nassr juga masih harus menghadapi dua pesaing kuat lainnya, yakni Al Ahli dan Al Qadsiah.
Situasi tersebut membuka peluang besar bagi Al Nassr untuk meraih gelar liga pertama sejak Ronaldo bergabung. Sebelumnya, mantan bintang Real Madrid, Manchester United, Juventus, dan Sporting CP itu selalu gagal membawa timnya juara dalam dua musim awal, termasuk finis ketiga pada musim lalu.
Musim ini, Al Nassr juga tampil di AFC Champions League Two dan berhasil melaju ke perempat final. Artinya, peluang meraih trofi masih terbuka di dua kompetisi.
Raihan Al Nassr musim ini tidak hanya bergantung pada Ronaldo. João Félix bahkan mencatat kontribusi gol dan assist lebih banyak, dengan total 27 kontribusi langsung berbanding 26 milik Ronaldo. Selain itu, solidnya lini pertahanan turut menjadi faktor penting dalam performa tim.
Data juga menunjukkan Al Nassr tampil sangat baik saat Ronaldo absen. Dari 12 pertandingan tanpa kehadiran sang kapten, mereka mampu meraih 12 kemenangan.
Sebelum mengalami gangguan perut, Ronaldo juga sempat absen pada dua laga awal Maret karena cedera hamstring. Cedera itu membuatnya tak tampil dalam laga uji coba terakhir timnas Portugal menjelang penentuan skuad Piala Dunia.
Meski begitu, pelatih timnas Portugal, Roberto Martínez, menegaskan masih percaya penuh kepada Ronaldo. “Dia adalah kapten kami, sosok panutan, dan pemain dengan semangat besar. Dia bukan sekadar pemain berusia 41 tahun, tapi seseorang yang terus ingin berkembang setiap hari. Ia menjadi contoh bagi pemain muda dan mencerminkan nilai-nilai tim,” ujar Martínez.
Kondisi kesehatan yang sempat menurun ini menjadi tantangan tambahan bagi Ronaldo dalam menjaga kebugaran menuju agenda besar bersama klub maupun tim nasional.
